Waspadai Kepulangan Kombatan ISIS

Whisnu Mardiansyah    •    Jumat, 16 Jun 2017 11:32 WIB
terorismeisis
Waspadai Kepulangan Kombatan ISIS
Seorang simpatisan ISIS, Firman Hidayat Silalahi (36), menunggu menjalani pemeriksaan di ruang Reskrim Polresta Depok, Depok, Jawa Barat, Jumat (22/8/2014). Foto: MI/Bary Fathahilah

Metrotvnews.com, Jakarta: Kelompok teroris Islamic State (ISIS) di Irak dan Suriah makin terdesak. Pasukan pemerintah Suriah bersama koalisi gabungan terus memukul mundur. Pemerintah Indonesia diminta siaga I mengantisipasi eksodus simpatisan dan kombatan ISIS yang pulang ke Tanah Air.

"Setiap kementerian terkait harus menyamakan data sebagai langkah awal pencegahan," kata peneliti persoalan terorisme dari Universitas Padjadjaran, Muradi, saat dihubungi Metrotvnews.com, Jumat 16 Juni 2017.

Kementerian Luar Negeri, Dirjen Imigrasi, dan Kementerian Pertahanan harus duduk bersama menyamakan data WNI yang diketahui menjadi kombatan ISIS. Penyamaan data penting agar pendeteksian dini mudah dilakukan.

"Agar pemerintah mudah mendeteksi orang yang keluar masuk Indonesia, terutama yang mencurigakan," kata pengajar di Universitas Pertahanan ini.

Peran dan partisipasi publik dibutuhkan. Masyarakat diminta responsif melapor ke pihak berwajib jika ada WNI yang diduga baru pulang dari negara-negara konflik.

Penegak hukum juga harus mengantisipasi dini dengan melakukan penyisiran. Menurutnya, status siaga I perlu ditetapkan di wilayah-wilayah yang terdeteksi sebagai lumbung simpatisan dan kombatan ISIS.

"Yang dilakukan Polda Riau sudah betul dengan membangun gugus bersama untuk meng-counter gerakan ISIS dari luar yang masuk ke Indonesia," kata dia.

Upaya deradikalisasi terhadap WNI sepulang dari wilayah konflik disebut belum cukup. Mereka harus menjalani proses hukum yang berlaku di Tanah Air. Kepulangan mereka dikhawatirkan membawa misi tertentu.




(UWA)

Adik Gamawan Fauzi 'Digarap' KPK

Adik Gamawan Fauzi 'Digarap' KPK

1 hour Ago

Azmin akan menjadi saksi untuk tersangka Direktur Utama PT Quadra Solution Anang Sugiana Sudiha…

BERITA LAINNYA