Pejalan Kaki Tewas Ditabrak Minibus di Jalan Layang Tegal Parang

Ilham wibowo    •    Selasa, 19 Apr 2016 14:38 WIB
tabrak lari
Pejalan Kaki Tewas Ditabrak Minibus di Jalan Layang Tegal Parang
Ilustrasi--Warga melihat jenazah pengendara motor yang menjadi korban tabrak lari di Jalan Kejayaan, Sukma jaya, Depok, Jawa Barat, Kamis (5/2)--MI/BARY FATHAHILAH

Metrotvnews.com, Jakarta: Pengendara mobil minibus diduga menabrak seorang pejalan kaki di jalan layang Tegal Parang, Mampang, Jakarta Selatan. Pejalan kaki tewas di lokasi kejadian. Sementara mobil minibus lari.

"Kendaraan minibus kabur. Identitas belum diketahui," kata Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Budiyanto kepada wartawan di Jakarta, Selasa (19/4/2016).

Budiyanto mengatakan, insiden terjadi sekitar pukul 05.00 WIB. Saat itu, korban yang seorang pemulung tengah berjalan kaki dari arah Mampang menuju Gatot Subroto. Sesampainya di jalan layang Tegal Parang, Mampang, atau tepatnya dekat Rumah Sakit Medistra, korban dihantam minibus dari arah belakang.

"Korban mengalami patah kaki kanan kiri, kemudian kaki sebelah kiri robek. Saat dilakukan pengecekan, tidak ada identitas di tubuh korban," papar Budiyanto.

Saat ini, korban sudah dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo Jakarta Pusat. Identitas kendaraan pelaku saat ini sedang diselidiki aparat kepolisian.

Budiyanto menambahkan, penyelidikan kepolisian akan berkoordinasi dengan beberapa gedung di sekitar lokasi kejadian yang memiliki CCTV melacak pelaku. "Kami sedang koordinasi dengan gedung-gedung yang ada CCTV-nya," ucapnya

Menurut Budiyanto, tabrak lari merupakan tindak pidana kejahatan, seperti tertuang di Pasal 231 UU No 22/2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Pelaku dapat dipidana penjara maksimal 3 tahun dan/atau denda paling banyak Rp75 juta.


(YDH)