Masyarakat Perlu Diajarkan Buang Air di MCK

Intan fauzi    •    Senin, 20 Mar 2017 16:02 WIB
lingkungan
Masyarakat Perlu Diajarkan Buang Air di MCK
Direktur Kesehatan Keluarga Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Eni Gustina (kiri) dan Ahli Gizi Dr. dr. Tan Shot Yen. Foto: MTVN/Intan Fauzi

Metrotvnews.com, Jakarta: Pembuatan jamban oleh pemerintah belum sepenuhnya efektif untuk menekan buang air besar sembarangan. Sebagian masyarakat ada yang lebih memilih buang hajat di sungai ketimbang di jamban.

Direktur Kesehatan Keluarga Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Eni Gustina mengatakan, selain fasilitas perilaku masyarakat pun perlu diubah. Untuk mengubah perilaku masyarakat membutuhkan waktu.

"Jadi perilakunya ya, tidak hanya menyediakan MCK (mandi, cuci, kakus), tapi diajarkan bahwa ini loh yang benar," kata Eni di Kantor Kemenkes, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin 20 Maret 2017.

Menurut Eni, mengajarkan masyarakat agar terbiasa buang air di jamban tak dapat dipisahkan dari bantuan pemerintah untuk membuatkan jamban. "Ada bantuan MCK kalau masyarakatnya tidak mau gunakan percuma juga."

Kemenkes tiap tahun menargetkan jumlah desa yang harus terbebas dari buang air besar sembarangan (BABS). Hal itu akan menjadi salah satu pembahasan dalam seminar yang akan dilaksanakan Kemenkes besok.

"Maka besok ada acara di Discovery Ancol untuk bahas termasuk soal jamban," kata dia.


(MBM)

Golkar Ancam Pecat Dolly Kurnia

Golkar Ancam Pecat Dolly Kurnia

2 hours Ago

Golkar akan menerapkakan aturan partai terhadap kader yang dianggap melanggar aturan dan indisi…

BERITA LAINNYA