Daya Konsentrasi Belajar Anak Zaman Now Menurun

Intan Yunelia    •    Rabu, 10 Oct 2018 19:15 WIB
Metode Pembelajaran
Daya Konsentrasi Belajar Anak Zaman <i>Now</i> Menurun
Siswa Global Sevilla School mengikuti acara A Day of Mindfulness, Humas GS.

Jakarta:  Penggunaan gawai yang berlebihan pada anak, ternyata berpengaruh pada menurunnya daya konsentrasi belajar di kelas.  Para guru di sekolah dituntut berinovasi dalam mengembangkan model pembelajaran yang variatif, agar anak tak lekas jenuh saat belajar.

Direktur Global Sevilla School Puri, Robertus Budi Setiono mengatakan, anak-anak zaman now 
membutuhkan lebih banyak variasi model belajar.  Baik itu di dalam kelas, maupun saat belajar di rumah dengan orangtua.

"Sebab jika tidak mereka akan mudah bosan. Konsentrasi mereka saat belajar, untuk anak-anak zaman sekarang itu tidak lebih dari 10 menit saja," ungkap Robertus dalam acara A Day of Mindfulness, yang digelar dalam rangka perayaan ulang tahun Global Sevilla ke-16, di Sekolah Global Sevilla Puri, Jakarta, Selasa, 9 Oktober 2018. 

Angka tersebut menurun drastis dibandingkan anak-anak yang hidup sebelum era maraknya gawai.  "Kalau anak-anak dulu, konsetrasi bisa tahan selama 30 menit," ujarnya.  

Menurut Robertus, melatih anak untuk memiliki kontrol diri juga sangat penting, agar anak tidak terlarut atau bahkan dikendalikan oleh gawainya.

"Upaya self control menjadi sangat penting, sehingga fokus dan konsentrasi belajar mereka tidak mudah hilang," ujar Robert.

Oleh karena itu, kata Robertus, diperlukan inovasi pembelajaran di sekolah.  Apalagi, saat ini proses pembelajaran di sekolah juga tidak dapat hanya dilakukan secara satu arah.

"Perlu metodologi pembelajaran yang beragam. Para guru juga harus memahami bagaimana menghadapi keberadaan dan karakter anak-anak sekarang. Kalau tidak melakukan upgrade sesuai dengan ilmu anak sekarang, ya amburadul," paparnya.

Meski demikian, penggunaan gawai sebenarnya tidak buruk jika sesuai dengan porsinya.  Bahkan dapat dioptimalkan untuk menunjang pembelajaran, "Gadget tidak selalu jelek, tapi bagaimana kita mengoptimalkan penggunaannya," jelasnya.

Baca: Tina Toon: Pendidikan Penting untuk Generasi Milenial

Menurut Robertus, para guru di Global Sevilla juga didorong untuk mengembangkan dan berinovasi dalam proses pembelajaran. Pihaknya juga melakukan upaya untuk dapat meningkatkan daya konsentrasi dan fokus para siswa.

Di antaranya melalui metode mindfulness. Melalui praktik mindfulness tersebut, diyakini dapat meningkatkan konsentrasi, fokus, dan kesadaran diri.

"Kalau mindfulness dilakukan secara konsisten, daya serap pelajaran akan lebih luar biasa, karena mereka bisa konsen dan fokus dengan baik, serta dapat mengurangi stres," tutup Robertus.
(CEU)

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

1 week Ago

Uang berasal dari uang pengganti terpidana kasus korupsi proyek KTP-el Andi Agustinus alias And…

BERITA LAINNYA