Polisi Minta Masyarakat Perhatikan Keselamatan saat Naik Lift

Deny Irwanto    •    Minggu, 19 Mar 2017 12:15 WIB
lift jatuh
Polisi Minta Masyarakat Perhatikan Keselamatan saat Naik Lift
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono. Foto: MI/ROMMY PUJIANTO.

Metrotvnews.com, Jakarta: Polisi masih menyelidiki insiden jatuhnhya lift di Blok M Square Jakarta Selatan. Dugaan sementara, lift tersebut tidak kuat menahan beban yang berlebih saat turun dari lantai tujuh sampai lantai dasar.

Di balik kejadian tersebut, polisi melihat adanya tindakan sejumlah masyarakat yang acuh terhadap aturan dalam menaiki lift. Ke depan, Korps Bhayangkara meminta masyarakat untuk lebih memerhatikan aturan.

"Masyarakat harusnya lebih memerhatikan faktor keselamatan. Jangan karena hanya ego, kemudian hal sekecil apa pun, seperti kapasitas lift itu diacuhkan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono saat dikonfirmasi, Minggu 19 Maret 2017.

Mantan Kabid Humas Polda Jawa Timur itu berharap, insiden ini menjadi pelajaran berarti bagi seluruh pengguna lift. "Supaya ini tidak terjadi lagi bagaimana? Ya dengan mematuhi aturan yang berlaku di mana pun. Jangan harus ada kejadian dulu atau korban baru masyarakat lebih waspada," jelas Argo.

Baca: Cerita Ahsan Lolos dari Lift Jatuh di Blok M

Lift di Blok M Square meluncur tak terkendali sekira pukul 13.00 WIB, selepas salat Jumat, 17 Maret 2017. Lift sebenarnya hanya memiliki kapasitas 24 orang tetapi dipaksa diisi 35 orang. Tanda peringatan beban berlebih kala itu telah berbunyi namun diabaikan.

Sehari setelah lift jatuh, Polres Metro Jakarta Selatan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Olah TKP menunjukkan ada korban yang tidak terdata. Dari pemeriksaan closed circuit television (CCTV), korban di dalam lift berjumlah lebih dari 30 orang.

"Ternyata pada saat terjadi evakuasi oleh warga setempat, ini kami akan memeriksa warga yang melakukan evakuasi. Diduga ada sekitar 30-an yang keluar dari lift tersebut," kata Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan AKBP Budi Hermanto di lokasi, Sabtu 18 Maret 2017.





(OGI)

Kuasa Hukum Novanto Sebut Dakwaan KPK Bermasalah

Kuasa Hukum Novanto Sebut Dakwaan KPK Bermasalah

1 day Ago

Pengacara terdakwa kasus korupsi KTP-el Setya Novanto, Maqdir Ismail menuding dakwaan milik KPK…

BERITA LAINNYA