Gerakan Menanam Pohon Diharapkan Tak Hanya Sekadar Jargon

Gervin Nathaniel Purba    •    Selasa, 29 Nov 2016 18:18 WIB
Gerakan Menanam Pohon Diharapkan Tak Hanya Sekadar Jargon
Ilustrasi gerakan menanam pohon. Foto: ANT/ Anis Efizudin

Metrotvnews.com, Jakarta: Komisi IV DPR RI memuji gerakan menanam pohon yang dicanangkan oleh pemerintah. Namun Komisi IV DPR mengingatkan pemerintah agar gerakan menanam pohon bukan hanya sekadar jargon.

Demikian disampaikan oleh Ketua Komisi IV DPR Edhy Prabowo saat memimpin rapat dengar pendapat antara Eselon I Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dengan Komisi IV DPR di Gedung Kura-Kura, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (29/11/2016).

Selain itu, Edhy juga mengingatkan kepada jajaran KLHK supaya jangan hanya sekedar membagikan bibit pohon secara gratis kepada masyarakat. Menurutnya, perlu ada pengawasan dari KLHK, apakah bibit tersebut benar-benar digunakan untuk menanam pohon atau malah dijual kembali.

"Perlu ada pengawasan tindak lanjut. Bibitnya ditanam atau dijual kembali kan tidak tau," ujar Edhy.

Edhy juga mengingatkan kepada KLHK untuk memantau berapa pohon yang sudah tumbuh melalui gerakan ini dan melalui program pembagian bibit pohon gratis. Politikus Gerindra itu juga mengingatkan KLHK untuk membuat data jumlah pohon yang sudah tumbuh dari program ini. 

"Gapapa mahal (anggarannya) kalau ada hasilnya. Kalau sekarang pakai anggaran 20 ribu per pohon, 50 ribu per pohon, nantinya nilai pohonnya jauh lebih mahal. Bibit jangan hanya kayu, kalau bisa hasilkan selain kayu, seperti getah dan buahnya. Syukur-syukur pas pohonnya tumbuh ada uangnya," katanya.
(ROS)