Undip Targetkan Lebih Banyak HKI di Era 4.0

Intan Yunelia    •    Rabu, 05 Dec 2018 18:16 WIB
Pendidikan Tinggi
Undip Targetkan Lebih Banyak HKI di Era 4.0
Aksi simpatik anti penjajahan, MI/Rommy Pujianto.

Jakarta: Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, mendorong Hak Kekayaan Intelektual (HKI) dalam sektor Teknologi Informasi (IT). Hal tersebut sesuai dengan program pemerintah dalam meningkatkan inovasi dalam era industri 4.0.

Fakultas Teknik Undip dalam hal ini menyelenggarakan ‘Workshop on Strategic Management of Intellectual Property Rights, Copyright and Patent Process’ yang diikuti oleh staf peneliti dan perwakilan dari beberapa perguruan tinggi di Indonesia. 

Dekan Fakultas Teknik Undip, Agung Wibowo mengatakan, jumlah tren HKI di FT Undip sudah bagus. "Namun, diperlukan strategi pengelolaan HKI yang lebih mumpuni. Agar bermanfaat langsung bagi masyarakat, baik dalam skala nasional maupun internasional," ujar Agung dalam siaran pers yang diterima Medcom.id, Rabu 5 Desember 2018.

Dalam pengelolaan HKI ini, kata Agung, tentu saja banyak ditemukan permasalahan. Maka perlu antisipasi dini dalam memasuki era industri 4.0. baik dalam pengelolaan HKI yang baik, salah satunya Driving Force.

“Fakultas Undip menargetkan lebih banyak lagi HKI yang dihasilkan dalam era Industri 4.0,” kata Agung.

Baca: Politeknik Didorong Cetak Digital Talents

Dengan adanya workshop ini, pentingnya kolaborasi antara para peneliti dari antardisiplin ilmu. Begitu juga kerja sama perguruan tinggi dengan pihak industri serta pemerintah demi keberlangsungan Indonesia sukses dalam era industri 4.0.

“Diketahui bahwa Industri 4.0 memberikan potensi inovasi yang lebih banyak lagi bagi staf peneliti di Fakultas Teknik. Industri 4.0 ditandai dengan perkembangan pesat teknologi di bidang Internet of Things, Artificial Intelligence, Human–Machine Interface, teknologi robotik dan sensor, serta teknologi 3D Printing,” papar Agung.


(CEU)

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

1 week Ago

Vonis untuk Irvanto Hendra Pambudi dianggap lebih berat ketimbang vonis pelaku-pelaku utama&nbs…

BERITA LAINNYA