Lebaran Rasa Indonesia di Tanah Afrika

   •    Rabu, 20 Jun 2018 14:00 WIB
Ramadan 2018Idulfitri 1439 H
Lebaran Rasa Indonesia di Tanah Afrika
Suasana open haouse di Balai Nusantara, Wisma Duta RI, Dar es Salaam - foto: istimewa.

Tanzania: Hidup di tanah orang lain tak hanya membuat rindu keluarga tapi juga kampung halaman. Apalagi, untuk mereka yang tak bisa pulang pada hari raya, salah satunya Hari Raya Idulfitri. 

Hal ini tidak terkecuali yang dirasakan oleh komunitas WNI yang berada di wilayah KBRI Dar es Salaam, Tanzania, Afrika. Untuk mengobati rasa kangen itu, Dubes RI untuk Dar es Salaam, Ratlan Pardede, mengadakan open house di Balai Nusantara, Wisma Duta RI, Dar es Salaam.

“Idulfitri dirayakan di berbagai belahan dunia dengan berbagai macam cara dan tradisi. Bagi masyarakat Indonesia, Idulfitri selain menjadi sebuah perayaan agama yang bernilai relijius, juga menjadi sebuah perayaan akbar di mana seluruh komponen masyarakat, tanpa memandang kelas, suku, ras, dan bahkan agama, turut terlibat di dalamnya,” kata Ratlan dalam keterangan tertulis yang diterima Medcom.id, Rabu, 20 Juni 2018. 

Dalam kesempatan itu, tamu yang hadir disuguhkan video tradisi yang biasa dilakukan masyarakat Indonesia menyambut Idulfitri. Mulai dari sidang isbat yang ditayangkan secara nasional, tradisi malam takbiran, tradisi mudik, makanan spesial saat Lebaran, dan berbagai kegiatan lain. 

Tidak kalah penting, turut disampaikan pula kerukunan antar umat beragama di Indonesia yang juga diperlihatkan pada saat perayaan Idulfitri. Tamu yang hadir terlihat sangat antusias. 

Dalam acara itu selain komunitas WNI hadir pula tamu kehormatan dari komunitas muslim Tanzania, yang diwakili oleh Imam Besar Masjid Ma’amoor yang juga anggota National Council of Ulamaa, Sheik Issa Othman Issa, serta rombongan koleganya. 

Acara itu turut dilakukan untuk meningkatkan intensitas people-to-people contact antara RI dan Tanzania agar peluang kerja sama di berbagai sektor, termasuk sektor ekonomi, dapat lebih terbuka.
 


(REN)