Penumpang KA di Stasiun Gambir Naik 25 Persen

   •    Jumat, 19 May 2017 13:46 WIB
kereta api
Penumpang KA di Stasiun Gambir Naik 25 Persen
Stasiun Gambir. Foto: MI/Panca Syurkani

Metrotvnews.com, Jakarta: Penumpang kereta api yang berangkat dari Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, tercatat mengalami kenaikan 25 persen pada periode Januari-April 2017. Kenaikan ini tertinggi dibandingkan dengan stasiun-stasiun lainnya di Daerah Operasi 1 Jakarta.

Senior Manajer Daop 1 Jakarta Suprapto mengatakan, dari periode Januari sampai April 2017, PT KAI telah mengangkut 1.027.326 penumpang. Rinciannya:
- Januari sebanyak 269.486 orang,
- Februari sebanyak 223.054 orang,  
- Maret sebanyak 253.592 orang, dan
- April sebanyak 281.194 orang.

"Naik 25 persen dari jumlah yang diangkut tahun lalu dalam kurun waktu yang sama, yakni 761.870 orang," kata dia, seperti dilansir Antara, Jumat 19 Mei 2017.

Suprapto menuturkan tren penumpang kereta api di wilayah PT KAI Daop 1 selama periode Januari sampai April 2017 meningkat signifikan. Pada kurun waktu tersebut, PT KAI Daop 1 Jakarta telah mengangkut sebanyak 6,7 juta penumpang.

Jumlah ini melebihi 10 persen dari program yang telah ditentukan dalam kurun waktu yang sama, yakni 6,1 juta penumpang.

"Kontribusi peningkatan jumlah penumpang ini berasal dari penumpang yang naik dari Stasiun Pasar Senen dan Stasiun Gambir sebanyak 2,7 juta penumpang," tuturnya.

Untuk Stasiun Pasar Senen, dari Januari sampai April 2017 telah mengangkut 1,7 juta penumpang. Jika dibandingkan dengan target yang telah ditentukan, yakni 1,5 juta penumpang, telah terjadi peningkatan sebesar 10 persen.

Penumpang yang naik dari Stasiun Pasar Senen dalam kurun waktu empat bulan terakhir antara lain:
- Januari 2017 sebanyak 450.580 orang,
- Februari 2017 sebanyak 367.377 orang,
- Maret 2017 sebanyak 405.046 orang, dan
- April 2017 sebanyak 447.326 orang.

"Tren peningkatan ini akan terus terjadi seiring semakin mendekati angkutan Lebaran 2017 pada Juni nanti," ucapnya.

Menurut Suprapto, faktor peningkatan jumlah penumpang kereta api ini, selain karena kenyamanan dan ketepatan kereta api, juga dipengaruhi dengan terjadinya kemacetan jalan raya di sejumlah daerah.
 


(UWA)