Gerakan Hidup Sehat Upaya Preventif

   •    Jumat, 24 Nov 2017 07:39 WIB
kampanye hidup sehat
Gerakan Hidup Sehat Upaya Preventif
Menteri Koordinator PMK Puan Maharani/MI/Mohamad Irfan

Jakarta: Program Gerakan Masyarakat Hidup Sehat Sadar Pangan Aman (Germas Sapa) memerlukan dukungan semua pihak. Kementerian/lembaga pemerintah hingga masyarakat harus mendukung program itu.

"Yang kita lakukan ialah hal-hal yang berkaitan dengan upaya promotif preventif, dari hulu sampai hilir atau hilir ke hulu, dan itu hanya bisa dilakukan bersama-sama," kata Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani seperti dilansir Media Indonesia, Jumat, 24 November 2017.

Puan mengatakan perkembangan produk industri pangan olahan saat ini mengalami peningkatan pesat dan menjanjikan. Namun, perkembangan itu tidak diikuti dengan jaminan aspek keamanan pangan karena sering kali lebih mementingkan aspek keuntungan.

Menko PMK berpesan penjual jajanan atau makanan di pinggiran jalan juga mengutamakan aspek kesehatan. "Bagaimana caranya supaya makanan tetap enak, tapi tetap sehat. Ini yang paling penting. Kalau kita melarang mereka berjualan, artinya kita menghentikan penghasilan mereka. Tentu itu tidak menyelesaikan masalah," jelas Puan.

Seluruh stakeholder harus turut mengawasi produk makanan mulai produksi, peredaran, sampai konsumsi.

Menko PMK mengapresiasi Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM) yang telah menginisiasi Germas Sapa sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesadaran akan pangan aman guna meningkatkan derajat masyarakat hidup sehat. Ia berpesan Badan POM selalu melakukan sosialisasi dan edukasi lebih luas dan intensif.

Dalam waktu dekat, ujarnya, pemerintah akan menyosialisasikan Gerakan Isi Piringku. Gerakan makan makanan yang sehat, seimbang, dan bergizi itu akan disosialisasikan melalui sekolah-sekolah dan masyarakat umum, sesuai dengan kearifan lokal daerah masing-masing.

"Misalnya, di daerah yang (penduduknya) makan ubi (sebagai makanan pokok), silakan makan ubi. Jika nasi, ya, makan nasi," jelasnya.


(OJE)