Kisah Polisi Menyisihkan Gaji Perbaiki Rumah Warga tak Mampu

Arga sumantri    •    Selasa, 05 Dec 2017 06:09 WIB
polisibedah rumah
Kisah Polisi Menyisihkan Gaji Perbaiki Rumah Warga tak Mampu
Proses perbaikan rumah milik Sawani. Foto: Istimewa

Tangerang: Subhanallah, alhamdulillah. Demikian ucap syukur Sawani lantaran rumahnya kini telah diperbaiki.

Sawani merupakan warga Kampung Serdang RT 06/02, Desa Serdang Kulon, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang. Wanita berusia 62 tahun itu saban hari tinggal di rumah tak layak huni.

Rasa was-was kerap menghampiri Sawani saat di dalam rumah, utamanya, jika cuaca buruk datang. Ia bahkan tak berani berada di dalam rumah kala hujan deras disertai angin, khawatir ambruk. Maklum, rumah Sawani hanya terbuat dari bilik bambu beralaskan tanah. 

"Rumah ibu dulunya reot banget. Makanya kalau hujan deras ibu takut. Sudah bocor dan takut roboh,” ujar Sawani, Senin 4 Desember 2017.

Kini, Sawani bisa bernafas lega. Selama dua pekan terakhir, rumah Sawani dibedah. Proses perbaikannya hampir rampung dan sebentar lagi siap ditempati. Uang membedah rumah Sawani, datang dari Bripka Prima, anggota Bhabinkamtibnas Polsek Panongan, Polresta Tangerang. Bripka Prima tergerak menyisihkan gajinya buat memperbaiki rumah Sawani. 

Kendati diperbaiki sederhana, namun Sawani sangat berterima kasih. Setidaknya, kini wanita renta itu bisa merasa aman tinggal di rumah yang lebih layak huni. Malah, Sawani seolah masih tak percaya rumah reotnya dulu kini telah diperbaiki.

"Ibu tidak bisa bilang apa-apa. Pokoknya terima kasih buat Pak Polisi yang sudah bantu rumah ibu,” ucapnya.

Rumah Sawani sebelum diperbaiki

Bripka Prima mengaku tergerak membedah rumah Sawani lantaran mengetahui kehidupan Sawani saban hari. Menurut dia, meski hidup pas-pasan, Sawani tetap berusaha mencari nafkah dengan tidak meminta-minta.

“Saya sendiri tidak tahu alasan pastinya, namun yang jelas hati saya tergerak untuk turut membantu Ibu Sawani dengan segala keterbatasan yang saya miliki,” kata Prima.

Menurut Prima, ide membantu Sawani muncul saat ia melakukan kegiatan sambang desa. Melihat rumah Sawani yang tidak layak, Prima berinisiatif menyisihkan gajinya untuk membedah rumah Sawani. Beruntung, dalam prosesnya, kata dia, sejumlah warga turut membantu sehingga proses bedah rumah bisa lebih cepat terlaksana.

Upaya Prima terendus atasannya.  Kapolsek Panongan, AKP Trisno Tahan Uji, mengaku bangga dengan sikap anak buahnya itu. Trisno mengatakan, situasi itu menunjukkan polisi juga manusia biasa yang mudah tersentuh hatinya. Ia berharap apa yang dilakukan Prima menjadi inspirasi bagi warga, ataupun anggota polisi lainnya untuk saling peduli dan berbagi dengan sesama.

“Kepedulian Bripka Prima merupakan inspirasi bagi kita semua untuk memperkuat semangat berbagi dan saling peduli. Karena sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat bagi sesama,” ungkap Trisno.




(AGA)