Metro TV Berbagi Ilmu Menjadi Seorang Jurnalis

Muhammad Al Hasan    •    Rabu, 07 Feb 2018 15:21 WIB
metro tv
Metro TV Berbagi Ilmu Menjadi Seorang Jurnalis
Acara Peduli pendidikan Metro TV di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 17, Cengkareng, Jakarta Barat, Rabu, 7 Februari 2018--Medcom.id/Muhammad Al Hasan.

Jakarta: Acara Peduli pendidikan Metro TV kembali gelar. Gelaran kedua tahun ini diselenggarakan di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 17, Cengkareng, Jakarta Barat, Rabu, 7 Februari 2018.

Acara bertajuk "Citizen Journalism" kali ini menyasar siswa pelajar sekolah menengah atas. Dengan harapan Metro TV sebagai televisi berita pertama bisa memberikan manfaat dan bekal jurnalistik kepada generasi muda.

"Tentu dari pengalamannya sampai sejauh ini, kita ingin berbagi ke semakin banyak orang. Bukan hanya melalui layar, tapi juga melalui kegiatan off air dan bersinggungan langsung dengan masyarakat. Apalagi generasi muda yang nantinya jadi penerus bangsa, " Kata Head Corporation Metro TV Fifi Aleyda Yahya, saat ditemui di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 17, Jalan Manunggal I, Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat. 


Acara Peduli pendidikan Metro TV di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 17, Cengkareng, Jakarta Barat, Rabu, 7 Februari 2018--Medcom.id/Muhammad Al Hasan.


Head of Content Enrichment & Social Media Medcom.Id dan Metro TV, Jati Savitri, memaparkan urgensi dan ide dari jurnalisme warga. Dalam pemaparannya ia mengatakan bahwa di era digital ini semua orang dimungkinkan bisa menjadi jurnalis, asalkan memiliki rasa keingintahuan yang besar.

"Menjadi jurnalis warga itu salah satunya kuncinya harus selalu ingin tahu. Kemudian harus mengonfirmasi peristiwa tersebut. Tanyakan segala sesuatu yang adik-adik ingin tahu." terang Jati.

Kepala Divisi Content Enrichment Media Indonesia Ade Alawi menambahkan, setelah memiliki rasa ingin tahu, jurnalis juga harus memiliki rasa skeptis terhadap sebuah peristiwa. Selanjutnya, seorang jurnalis harus mengonfirmasi kebenaran suatu berita.

"Kan ada juga perintah di Alquran surat Al Hujurat ayat 6. Garis besarnya, apabila kita dapat suatu informasi, maka periksalah dengan teliti agar kalian tidak menimpakan musibah," kata Alawi.

Program Metro TV Berbagi merupakan perwujudan dari tiga pilar pengabdian masyarakat oleh Metro TV dan Media Indonesia. Ketiga pilar tersebut antara lain pendidikan, kesehatan, juga penanganan bencana. "Ini merupakan bagian dari pilar pendidikan," Jelas Fifi.

Program Metro TV Berbagi disambut baik oleh sekolah. Kepala sekolah MAN 17 Kapuk, Syaifullah, mengharapkan acara serupa kembali gelar di sekolahnya. "Kalau bisa tidak hanya untuk kali ini, saya harap bisa berkelanjutan. Kalau bisa setiap tahun dilakukan seperti ini." Kata Syaifullah.


(YDH)