Polisi Akan Mengorek Keterangan Pimpinan KPK

Siti Yona Hukmana    •    Rabu, 09 Jan 2019 16:31 WIB
Teror Bom untuk Pimpinan KPK
Polisi Akan Mengorek Keterangan Pimpinan KPK
Rumah Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarif, Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan yang dilempari bom molotov oleh orang tak dikenal. Foto: Medcom.id/Ilham Pratama Putra.

Jakarta: Polisi masih menyelidiki teror bom di rumah Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo dan Wakil Ketua KPK Laode M Syarif. Dua pimpinan KPK itu akan turut diperiksa untuk mengetahui kronologi kejadian.

"Tentunya (akan diperiksa) sebagai korban," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono saat dikonfirmasi, Rabu, 9 Januari 2019. 

Polda Metro Jaya, kata dia, telah membentuk tim dari Indonesia Automatic Fingerprint Identification System (Inafis) Pusat Laboratorium Forensik dalam kasus ini. Sementara itu, Mabes Polri menurunkan Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror ke lokasi. 

"Tim turun untuk mengungkap pelaku," ujar Argo.

Baca: Dua Pelempar Molotov Terekam CCTV

Di sisi lain, polisi telah memeriksa sejumlah saksi mengenai teror ini. Namun, Argo enggan membeberkan jumlah saksi yang sudah diperiksa. Pasalnya, penyelidikan sedang berlangsung.

Dini hari tadi rumah Agus dan Laode diteror bom. Di kediaman Agus di Bekasi, Jawa Barat, sebuah tas yang berisikan pipa rakitan bom digantungkan. 

Sementara, di rumah Laode, di Kalibata, Jakarta Selatan, diserang dengan dua bom molotov oleh orang tak dikenal. Bom meledak pada lemparan kedua.




(OGI)