Jelang Kedatangan Wapres AS, Tak Ada Pengamanan Khusus di Bandara Halim

Sonya Michaella    •    Rabu, 19 Apr 2017 17:24 WIB
indonesia-as
Jelang Kedatangan Wapres AS, Tak Ada Pengamanan Khusus di Bandara Halim
Wapres Amerika Serikat Mike Pence akan kunjungi Indonesia (Foto: AFP).

Metrotvnews.com, Jakarta: Menjelang kedatangan Wakil Presiden Amerika Serikat (AS), Mike Pence ke Indonesia, Bandara Halim Perdanakusuma beroperasi seperti biasanya.
 
Menurut pantauan Metrotvnews.com Rabu 19 April 2017, tak ada pengamanan khusus maupun kesiapan dari pihak kepolisian di lokasi, terhitung tiga jam dari kedatangan Pence yang dijadwalkan mendarat pada pukul 19.30 WIB.
 
Venue VVIP, Sasana Manggala Praja, yang memang kerap digunakan untuk menyambut para tamu negara pun terlihat lengang. Hanya ada beberapa petugas kebersihan yang menyapu di sekitar gedung.
 
Seorang petugas bandara yang tak ingin disebutkan namanya juga mengaku tak ada persiapan khusus dengan datangnya Pence ke Jakarta.
 
"Sampai sekarang enggak ada pengamanan khusus. Penerbangan juga seperti biasanya," ucap dia.
 
Indonesia adalah negara ketiga yang ada di dalam daftar kunjungan Pence. Sebelumnya, ia sudah menyambangi Korea Selatan dan Jepang. Setelah dari Jakarta, ia beserta istri dan kedua anaknya akan bertolak ke Australia lalu ke Hawaii sebelum kembali ke Washington.


Suasana di Bandara Halim Perdanakusuma (Foto: Sonya Mihcaella/Metrotvnews.com).

 

Nota kesepahaman
 
Selama di Indonesia, Wapres Pence menandatangani sejumlah Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) di bidang energi dan pertambangan.
 
 
Namun, penandatanganan MoU ini tidak dilakukan di Istana Negara, melainkan di Hotel Shangrila di mana Pence akan melakukan pertemuan dengan para pebisnis AS dan Indonesia.
 
Pence dijadwalkan tiba di Indonesia, tepatnya di Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta pada 19 April 2017, sekitar pukul 19.30 WIB.
 
Sebelumnya, Pence telah menyambangi Korea Selatan dan Jepang. Di dua negara ini, Pence menegaskan komitmen AS untuk mengantisipasi program nuklir dan misil balistik Korea Utara. 
 
Uniknya, Indonesia adalah satu-satunya negara di Asia Tenggara dengan penduduk Muslim terbesar yang dikunjungi Pence, di tengah kontroversi Presiden Donald Trump yang seolah mendiskriminasikan Islam. 



(FJR)

KPK Yakin Mampu Jawab Argumentasi Praperadilan Novanto

KPK Yakin Mampu Jawab Argumentasi Praperadilan Novanto

11 hours Ago

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bakal memberikan jawaban atas gugatan praperadilan Setya Nov…

BERITA LAINNYA