PNS Kemendikbud Diminta Pangkas Kegiatan Penunjang

Intan Yunelia    •    Rabu, 09 Jan 2019 14:06 WIB
Anggaran Pendidikan
PNS Kemendikbud Diminta Pangkas Kegiatan Penunjang
Mendikbud, Muhadjir Effendy (kiri) dan Ketua KPK Agus Rahardjo (kanan), Medcom.id/Intan Yunelia.

Jakarta:  Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhadjir Effendy menginstruksikan kepada pegawai Kemendikbud untuk meminimalisasi dan mereduksi kegiatan yang bersifat penunjang. Ia menargetkan semua program dan sasaran program Kemendikbud 2019 tercapai. 

Muhadjir menyadari tidak mudah untuk menyelenggarakan program dengan anggaran jumbo. Banyak yang tergelincir. Tapi, bukan berarti itu mustahil. Kuncinya, kata dia, semua harus bekerja sama.

"Semua agar dapat menggunakan anggaran dengan baik," kata Muhadjir dalam acara Penguatan Tata Kelola Pelaksanaan Anggaran Tahun 2019 di Gedung A Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Rabu, 9 Januari 2019.

Muhadjir memberi target semua program dan sasaran program Kemendikbud di 2019 harus tercapai. Semua yang direncanakan berjalan sesuai waktu. Angarannya pun terserap secara optimal. 

"Saya minta minimalisasi dan reduksi kegiatan-kegiatan yang bersifat penunjang," terangnya.

Baca: Kemendikbud-KPK Bentuk Tim E-Monitoring Anggaran Pendidikan

Mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) ini berpesan kepada seluruh jajaran Kemendikbud agar memperhatikan betul tata kelola anggaran pendidikan di tahun 2019. Mereka diminta fokus pada tugas pokoknya masing-masing. 

Ia juga menekankan komitmen penuh dalam mewujudkan Zona Integritas Wilayah Bebas dari korupsi. Untuk mewujudkan itu, salah satunya dimulai dengan tata kelola anggaran yang baik.

"Berbagai cara telah kita lakukan seperti melakukan reformasi birokrasi, terus melakukan perbaikan sistem dan tata kelola agar dapat melayani dengan lebih baik. Juga membangun zona-zona integritas," kata Muhadjir.


(CEU)