Kalla Percaya Pencabutan Mutasi Pati tak Buat Gaduh

Dheri Agriesta    •    Kamis, 21 Dec 2017 06:26 WIB
mutasi tnipanglima tni
Kalla Percaya Pencabutan Mutasi Pati tak Buat Gaduh
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto - ANT/Rosa Panggabean.

Jakarta: Wakil Presiden Jusuf Kalla tak bicara banyak terkait pencabutan mutasi 16 perwira tinggi dan perwira menengah yang dilakukan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto. Kalla yakin, tindakan ini tak akan membuat internal TNI menjadi gaduh.

"Saya kira tidak, itu urusan internal," kata Kalla usai menutup musyawarah nasional luar biasa Partai Golkar di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Rabu 20 Desember 2017.

Kalla menyebut, internal tentara memiliki disiplin yang kuat. Disiplin ini juga bisa dilihat dari pola kepemimpinan Panglima sebagai pemberi komando kepada prajurit.

Baca juga: Panglima: Pembatalan Mutasi TNI tak Personal

Kalla tak banyak bicara soal masalah ini. Orang nomor dua di republik ini menyerahkan sepenuhnya kepada internal TNI. "Itu masalah internal TNI lah," kata Kalla.

Panglima sudah angkat bicara terkait pencabutan mutasi ini. Kata dia, pencabutan mutasi dilakukan dengan mempertimbangkan alasan pembinaan karier. Tak ada alasan pribadi di balik keputusan itu.

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto membatalkan mutasi sejumlah perwira tinggi (pati) TNI. Ini sesuai Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/982.a/XII/2017 tertanggal 19 Desember 2017 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Dalam Jabatan di Lingkungan TNI yang berisi perubahan atas Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/982.a/XII/2017.

Baca juga: Pengamat: Mutasi di TNI Harus Hati-Hati

Berikut 12 pati TNI yang status mutasinya dibatalkan. Panglima Komando Startegis TNI Angkatan Darat (Pangkostrad) Letjen Edy Rahmayadi, Asisten Operasi Kepala Staf TNI AD (KSAD) Mayjen Sudirman, Pangdam II/Sriwijaya Mayjen AM Putranto, Aspers KSAD Mayjen Subiyanto, Waaspers Panglima TNI Brigjen Heri Wiranto, Waaspers KSAD Brigjen Gunung Iskandar, dan Dankodiklat TNI Mayjen Agung Risdhianto.

Selanjutnya, Komandan Korps Marinir Mayjen (Mar) Bambang Suswantono, Kepala Staf Korps Marinir Brigjen (Mar) Brigjen Hasanuddin, Dasparmar II Korps Marinir Brigjen (Mar) Nur Alamsyah, Perwira Staf Ahli Tk II Ekku Sahli Bidang Ekkudag Panglima TNI Brigjen Edison Simanjuntak, dan Direktur F Badan Intelijen Startegis TNI Brigjen Herawan Adji.

Sementara 4 perwira menengah yang sedianya mendapat promosi, dibatalkan. Yakni, Pama Denma Mabes TNI AD Kolonel Inf Agus Setiawan, Asisten Operasi Korps Marinir Kolonel Mar Edi Juardi, Pa Sahli Tk II Poldagri Sahli Bidang Pokamnas Panglima TNI Kolonel Kav Steverly Christmas, dan Paban IV/Ops Sops TNI Kolonel Inf Syafruddin.


(CIT)

KPK Tunggu Pemberitahuan Praperadilan Fredrich

KPK Tunggu Pemberitahuan Praperadilan Fredrich

6 hours Ago

Hingga kini KPK masih fokus menuntaskan proses penyidikan kasus merintangi perkara korupsi KTP-…

BERITA LAINNYA