Tenaga Bantuan Ragunan Diminati Mahasiswa

Fachri Audhia Hafiez    •    Senin, 18 Jun 2018 14:14 WIB
lebaranidul fitri
Tenaga Bantuan Ragunan Diminati Mahasiswa
Tenaga bantuan Ragunan/Medcom.id/Fachri

Jakarta: Taman Margasatwa Ragunan menambah tenaga bantuan mengantisipasi membludaknya pengunjung saat libur lebaran. Tenaga bantuan melibatkan kalangan mahasiswa.

Puti Kalistha, 20, salah satu tenaga bantuan di pusat pelayanan informasi mengaku senang berkesempatan melayani pengunjung. "Alasannya ya untuk mengisi waktu luang liburan dan kebetulan lagi enggak mudik," kata mahasiswi Politeknik Negeri Jakarta itu, Senin, 18 Juni 2018.

Puti bersama sembilan tenaga bantuan lainnya bertugas menyampaikan informasi kepada pengunjung. Mereka bakal menyebarkan informasi ketika ada yang kehilangan anggota keluarga atau ditemukannya barang yang tercecer di kawasan Taman Margasatwa Ragunan.

Baca: Taman Margasatwa Ragunan Tambah 200 Tenaga Bantuan

Gabriella Tulit, 22, bertugas di pusat pelayanan informasi. Mahasiswi Universitas Indraprasta (Unindra) itu bertugas menenangkan anak-anak yang terpisah dengan orang tuanya.

"Saya menangani ada anak hilang, misal ada yang nangis saya diamkan. Saya hibur mereka sampai bertemu orang tuanya," ujar Gabriella.

Gabriella ingin mengisi waktu dan menambah uang saku. Namun, Gabriella enggan membeberkan honor yang diperoleh.

Puti dan Gabriella diharuskan memiliki rekening Bank DKI serta wajib KTP DKI Jakarta untuk menjadi tenaga bantuan. Mereka bertugas sejak 16 Juni hingga 24 Juni 2018 pukul 06.00-17.00 WIB.

Kepala Unit Pengelola Taman Margasatwa Ragunan Dina Himawati menjelaskan selama libur Lebaran 2018 pihaknya menambah 200 tenaga bantuan. Mereka berasal dari kalangan mahasiswa, karang taruna, dan Pramuka.

"Penambahan pemberdayaan masyarakat sendiri untuk membantu di titik-titik seperti penjualan tiket dan loket, parkir, dan juga untuk pusat pelayanan informasi," ujar Dina.


(OJE)

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

1 week Ago

Vonis untuk Irvanto Hendra Pambudi dianggap lebih berat ketimbang vonis pelaku-pelaku utama&nbs…

BERITA LAINNYA