Ribuan Orang Masih Melanggar Aturan Ganjil-Genap

   •    Sabtu, 04 Aug 2018 11:45 WIB
sistem ganjil genap
Ribuan Orang Masih Melanggar Aturan Ganjil-Genap
Petugas menilang pelanggar ganjil genap - MI/Pius Erlangga.

Jakarta: Ribuan pengendara masih melanggar aturan perluasan ganjil genap setelah tiga hari pemberlakuan. Polda Metro Jaya  mencatat pada hari ketiga atau Jumat, 3 Agustus 2018 terdapat 1.076 pengendara yang ditilang. 

Meski demikian, Kepala Subdirektorat Pembinaan dan Penegakan Hukum Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya AKBP Budiyanto menyebut pelanggaran menurun sebanyak 254 kasus. Pada Kamis, 2 Agustus 2018 pelanggaran sebanyak 1.330 kasus.

"Petugas yang terbanyak menindak dari Satuan Lalu Lintas Polres Metro Jakarta Timur mencapai 216 kasus," beber Budiyanto dikutip dari Antara, Sabtu, 4 Agustus 2018. 

Selanjutnya, Polres Metro Jakarta Utara 207 kasus, Polres Metro Jakarta Selatan 177 kasus dan Polres Metro Jakarta Pusat 166 kasus. Kemudian, Subdirektorat Gakkum 116 kasus, Polres Metro Jakarta Barat 115 kasus, Satuan Jaga dan Pengaturan 58 kasus, serta Satuan Patroli Pengawal 21 kasus. 

(Baca juga: Penumpang Transjakarta Meningkat saat Perluasan Ganjil Genap)

Dia menambahkan, lokasi penindakan paling banyak ada di Jalan Benyamin Sueb arah Tol Jakarta Utara sebanyak 207 kasus, Jalan DI Panjaitan Jakarta Timur 202 kasus, Jalan Pondok Indah Jakarta Selatan 177 kasus dan Jalan S Parman Jakarta Barat (115 kasus. 

"Rasuna Said 120 kasus, Jalan Ahmad Yani Jakarta Pusat 108 kasus, Jalan Pancoran Jakarta Selatan dan Jalan Benyamin Sueb arah Cempaka Putih 58 kasus. Penindakan di Jalan Ahmad Yani 122 kasus, Jalan Asia Afrika Jakarta Pusat 10 kasus dan Jalan Gatot Subroto Jakarta Selatan tujuh kasus," beber dia. 

Dalam penilangan itu, petugas menyita 508 Surat Izin Mengemudi (SIM) dan 568 Surat Tanda Nomor Kendaraan STNK.






(REN)

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

6 days Ago

Vonis untuk Irvanto Hendra Pambudi dianggap lebih berat ketimbang vonis pelaku-pelaku utama&nbs…

BERITA LAINNYA