Infrastruktur Energi tak Alami Kerusakan Akibat Gempa Tasikmalaya

Annisa ayu artanti    •    Senin, 18 Dec 2017 11:06 WIB
gempa bumi
Infrastruktur Energi tak Alami Kerusakan Akibat Gempa Tasikmalaya
Warga membersihkan material reruntuhan bangunan rumah pasca gempa bumi di Desa Sumelap, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Sabtu (16/12) - ANT/Adeng Bustomi

Jakarta: Tim Tanggap Bencana Badan Geologi, Kementerian Energi Dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan tidak ada infrastruktur ESDM yang mengalami kerusakan akibat gempa bumi 6,9 SR yang mengguncang Kota Tasikmalaya dan sekitarnya pada Jumat, 15 Desember lalu. Pascagempa tim melakukan pemeriksaan dan penyelidikan di lokasi bencana.

“Begitu tiba, Tim Tanggap Darurat Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Badan Geologi, Kementerian ESDM, langsung meluncur ke lokasi kejadian gempa bumi wilayah Kabupaten Tasikmalaya serta berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bancana Daerah (BPBD) setempat,” kata salah satu anggota Tim Tanggap Darurat, Nia Kurnia Praja dalam keterangan tertulis yang diterima, Senin, 18 Desember 2017.

Setelah berkoordinasi, tim segera memasang peralatan seismograf di kantor BPBD Kabupaten Tasikmalaya untuk memantau jika ada gempa bumi susulan. Di samping itu tim juga melakukan pemeriksaan ke daerah terdampak, yaitu Kecamatan Salawu, Kecamatan Singaparna, dan kecamatan terdampak paling besar, yaitu Kecamatan Manonjaya.

Dari hasil pemeriksaan, Nia menjelaskan ada beberapa catatan yang didapat yakni kerusakan yang terjadi berupa retakan-retakan, langit-langit dan genteng yang berjatuhan serta beberapa bangunan yang roboh sebagian dan dindingnya miring.

Selain akibat gempa, sebagian besar kerusakan terjadi karena kondisi bangunan yang sudah tua dan kurang memenuhi syarat dari segi kualitas bangunan, serta berada pada batuan atau tanah alluvial yang lunak, lepas dan gembur dan  berlokasi di daerah pesawahan dan lereng bukit atau tebing.

"Sampai saat ini tidak ditemukan atau dilaporkan adanya kerusakan pada jaringan PLN, Jalur BBM atau pipa Pertamina dan infrastruktur lainnya milik Kementerian ESDM," ujar dia.

(Baca juga: 668 Rumah di Jabar Rusak Akibat Gempa Selatan Jawa)

Ia menuturkan tim melakukan pengecekan ekstra di Kecamatan Manonjaya dan Cikatomas. Tim melakukan pengukuran mikrotremor di tiap lokasi terdampak.

Hari ini, lanjut Nia, Tim Tanggap darurat juga akan melanjutkan pemeriksaan ke lokasi lainnya. Selain melakukan pemeriksaan wilayah terdampak gempa bumi, tim juga melakukan sosialisasi kepada masyarakat serta memberi rekomendasi teknis kepada pemangku kebijakan di daerah.

“Selain melakukan pemeriksaan gempa bumi, anggota tim juga melakukan sosialisai seputar gempa bumi dan mitigasinya, baik kepada masyarakat maupun aparat desa atau kecamatan setempat agar saat terjadi kejadian yang sama masyarakat dapat mengantisipasinya,” pungkas Nia.

Diketahui gempa 6,9 SR mengguncang Kota Tasikmalaya dan sekitarnya. Gempa terletak pada koordinat 108,11° BT dan 7,75° LS, pada kedalaman 107 km, berjarak 11 km barat daya Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat. 

Guncangan gempa bumi juga dirasakan di Pos Pengamatan Gunungapi  Galunggung di Tasikmalaya, Papandayan dan Guntur di Garut dan Sindoro di Wonosobo dengan intensitas III - IV MMI (Modified Mercalli Intensity).

Sejauh ini guncangan gempa bumi tidak berpengaruh kepada aktivitas gunungapi di sekitar pusat gempa bumi.


 


(REN)

Politikus PKB Bantah Kenal Dirut Quadra Solution

Politikus PKB Bantah Kenal Dirut Quadra Solution

53 minutes Ago

KPK menetapkan Direktur Utama PT Quadra Solution Anang Sugiana Sudiharjo sebagai tersangka koru…

BERITA LAINNYA