IPB Perkuat Double Degree S2 dan S3 dengan Adelaide

Citra Larasati    •    Sabtu, 09 Feb 2019 15:43 WIB
Pendidikan Tinggi
IPB Perkuat <i>Double Degree</i> S2 dan S3 dengan Adelaide
Rektor IPB, Arif Satria, dan delegasi diterima langsung oleh Vice Chanchellor atau Presiden University of Adelaide, Profesor Peter Rathjen dan jajaran pimpinan lainnya, dokumentasi IPB.

Jakarta:  Institut Pertanian Bogor (IPB) memperluas kerja sama bidang akademik dengan
University of Adelaide, Australia.  Utamanya untuk membuka lebih banyak lagi program baru pendidikan Double Degree (gelar ganda) seperti S3 bidang ekonomi dan juga bidang lainnya.

Selain bidang pendidikan, kerja sama riset internasional juga akan diperkuat melalui pendekatan interdisiplin. "Tema riset unggulan sedang dikaji bersama oleh dua belah pihak di antaranya adalah bidang global food and resources serta smart farming," kata Rektor IPB Arif Satria, di Jakarta, Sabtu, 9 Februari 2019.

Perluasan kerja sama ini menjadi salah satu misi saat Institut Pertanian Bogor (IPB) melakukan kunjungan ke mitra strategis, University of Adelaide 5-8 Februari 2019.  Kunjungan tersebut dilakukan untuk memperkuat kerja sama bidang pendidikan, khususnya penguatan program double degree (gelar ganda) master dan doktoral dan kerja sama riset interdisiplin.

Baca: IPB Rebranding Jadi IPB University

Rektor IPB, Arif Satria, dan delegasi diterima langsung oleh Vice Chanchellor atau Presiden University of Adelaide, Profesor Peter Rathjen dan jajaran pimpinan lainnya.  IPB telah menjalin kerja sama secara intensif dengan University of Adelaide sejak 2005 dan IPB menjadi satu-satunya partner strategis bagi Universitas tersebut di Indonesia.  

"Kerja sama diawali dengan kegiatan penelitian bersama, kemudian secara bertahap mulai dibuka program Double Degree master bidang ekonomi yang memperoleh pendanaan dari Australian Award," kara Arif.

Program Gelar Ganda melibatkan kementerian dan pemerintah provinsi, seperti kementerian
perdagangan, PemProv NAD (Nangroe Aceh Darussalam), dan juga Badan Pusat Statistik (BPS).

Tidak hanya di bidang ekonomi, program gelar ganda juga mencakup bidang inovasi dan kewirausahaan, dengan mahasiswa dari Kementerian Perindustrian.  Kegiatan mobilitas dosen Adelaide ke IPB juga secara rutin dilakukan setiap tahunnya, untuk memberikan training terkait dengan penulisan artikel, kuliah tamu dan pembicara seminar. 

Demikian juga mahasiswa Adelaide berkunjung ke IPB untuk mengikuti kegiatan summer course di Fakultas Peternakan dan juga di FEM (Fakultas Ekonomi dan Manajemen). Penelitian kerja sama melalui skema pendanaan dari ACIAR juga telah berjalan antara Center for Global Studies and Resources dengan IPB. 

Rektor IPB yang didampingi Dr Nunung Nuryartono (Dekan FEM), Dr Arief Daryanto (Dekan Sekolah Vokasi) dan Prof Iskandar Z Siregar (Direktur Program Internasional) juga berkesempatan mengunjungi School of Food, Agriculture and Wine di Waite Campus University of Adelaide yang memiliki fasilitas terkini dan tercanggih untuk mendukung penelititian frontiers seperti Plant Genomics Center, Plant Phenomics serta Plant Accelerator Facilities. Melalui fasilitas tersebut kegiatan penelitian pemuliaan tanaman untuk menghasilkan varietas baru dapat dipercepat untuk mendukung pertanian berkelanjutan.


(CEU)

KPK Periksa Eks Pejabat Kemendagri terkait KTP-el

KPK Periksa Eks Pejabat Kemendagri terkait KTP-el

3 weeks Ago

KPK memanggil Sekretaris Direktur Jenderal Administrasi Kependudukan Kementerian Dalam Neg…

BERITA LAINNYA