Hadi Diyakini Mampu Sinergikan Lembaga Menghadapi Kejahatan Siber

M Rodhi Aulia    •    Sabtu, 09 Dec 2017 03:45 WIB
Hadi Diyakini Mampu Sinergikan Lembaga Menghadapi Kejahatan Siber
Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto (tengah) bersama Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian (kanan) melakukan salam komando usai upacara pelantikan di Istana Negara, Jakarta, Jumat (8/12). ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari.

Jakarta: Kejahatan siber saat ini dinilai sangat mengkhawatirkan. Pasalnya jenis kejahatan ini semakin menggurita dan dampaknya dapat mengganggu stabilitas dan pertahanan NKRI.

"Misalnya dia (kejahatan siber) menghantam perbankan maka kepercayaan publik menjadi hilang. Misalnya BI (Bank Indonesia) mengadu saya kena (kena serang) dan hilang sekian. Kan jadi masalah," kata Kepala Pusat Data dan Informasi Kementerian Pertahanan, Marsma TNI Yusuf Jauhari, Jumat 8 Desember 2017.

Menurut Yusuf, perlu perhatian yang besar untuk menangkal kejahatan siber tersebut. Yusuf bersyukur Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto telah menunjukkan perhatiannya terhadap fenomena kejahatan siber.

"Pernyataan Panglima Marsekal Hadi juga akan dapat membuat sinergi-sinergi lembaga pertahanan lain untuk lebih waspada terhadap kejahatan siber," ujar dia.

Marsekal Hadi dalam pemaparannya di uji kepatutan dan kelayakan di Komisi I DPR RI pada Rabu 6 Desember 2017 sempat menyinggung soal kejahatan siber. Kejahatan ini menjadi ancaman serius di era informasi.

Menurut Hadi dimensi siber yang dihuni hampir dua pertiga aspek kehidupan manusia modern perlu adanya pengamanan. Dimensi siber, lanjut dia harus menjadi pertimbangan utama dalam penyelenggaraan fungsi-fungsi pertahanan dan kemanan nasional.
(DEN)

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

4 days Ago

Vonis untuk Irvanto Hendra Pambudi dianggap lebih berat ketimbang vonis pelaku-pelaku utama&nbs…

BERITA LAINNYA