7.600 anak di DKI Tinggal di Jalanan

Riyan Ferdianto    •    Minggu, 27 Nov 2016 13:50 WIB
anak-anak
7.600 anak di DKI Tinggal di Jalanan
Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa -- ANT/Moch Asim

Metrotvnews.com, Jakarta: Sebanyak 7.600 anak di DKI Jakarta tinggal di jalanan. Angka tersebut adalah yang tertinggi dibanding daerah lainnya.

"Keberadaan anak di jalanan harus segera ditutantaskan, terutama di Ibu Kota," kata Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa di Silang Monas, Jakarta Pusat, Minggu (27/11/2016).

Khofifah menjelaskan, situasi dan kondisi jalanan sangat keras dan membahayakan anak-anak. Di jalanan, banyak anak mengalami kekerasan, baik secara fisik, mental, bahkan seksual.

"Biasanya itu, anak hanya bisa bertahan tiga hari di jalanan karena banyak kekerasan yang mereka alami," ujar Khofiifah.

Menurutnya, penanganan anak jalanan adalah tanggung jawab bersama antara masyarakat dan pemerintah. Lembaga perlindungan anak juga diminta turun tangan mengentaskan anak-anak dari jalanan.

(Baca: Cara Pemerintah Mewujudkan Indonesia Bebas Anak Jalanan)

Tentunya, lanjut Khofifah, keluarga menjadi ujung tombak menyelamatkan anak-anak jalanan. Bimbingan orang tua adalah hal utama.

"Jangan sampai anak-anak yang di bawah umur ini dieksploitasi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab," tutur Khofifah.

(Baca: Mensos Deklarasikan Indonesia Bebas Anak Jalanan 2017)

Data dari Kemensos, jumlah anak jalanan pada 2015 sebanyak 33.400 yang tersebar di 16 Provinsi. Sedangkan, anak jalanan yang mendapatkan layanan Program Kesejahteraan Sosial Anak (PKSA) baru 6 ribu pada 2016.

"Jumlah anak jalanan tertinggi di DKI Jakarta sebanyak 7.600 anak, disusul Jawa Barat dan Jawa Tengah sebanyak 5 ribu anak, dan 2 ribu anak di Jawa Timur," jelas Khofifah.


(NIN)