Bamsoet Minta KAHMI Konsisten Kawal Pemerintah

Anggi Tondi Martaon    •    Senin, 12 Mar 2018 15:41 WIB
berita dpr
Bamsoet Minta KAHMI Konsisten Kawal Pemerintah
Ketua DPR RI Bambang Soesatyo dan sejumlah tokoh penting lain saat hadir dalam pelantikan Pengurus dan Presidium KAHMI. Foto: Dok. DPR

Jakarta: Ketua DPR RI Bambang Soesatyo meminta Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) konsisten mengawal pemerintahan Indonesia. Salah satu caranya melalui selalu kritis terhadap berbagai persoalan bangsa. 

Suksesor Setya Novanto sebagai Ketua DPR RI itu menilai, sikap kritis KAHMI dapat menjadi vitamin dan energi besar, baik bagi eksekutif maupun legislatif untuk selalu berpikir dan bekerja demi kepentingan rakyat.  

“Kritik bukan hal yang tabu. Justru kritik dibutuhkan untuk mewujudkan good governance di negara kita yang tercinta ini," kata pria yang akrab disapa Bamsoet dalam keterangan tertulis saat menghadiri acara pelantikan Pengurus dan Presidium KAHMI, di Jakarta, Minggu (11/3) malam.

Oleh karenanya, dihadapan tamu undangan yang merupakan pejabat negara dan berbagai kalangan, dia meminta agar KAHMI tidak segan memberikan kritik kepada pemerintahan Indonesia. Tentunya, kritik tersebut juga harus disertakan solusi bagi kemajuan bangsa.

Lebih jauh, pria yang ditetapkan sebagai anggota Dewan Pakar KAHMI bersama Ketua MPR Zulkifli Hasan itu menyebutkan, kiprah KAHMI terhadap Negara Kesatuan Republik Indoneia tak usah diragukan lagi. Menurutnya, organisasi alumni Himpunan Mahasiswa Islam itu memiliki komitmen penuh dalam mewujudkan cita-cita pembangunan nasional.

“KAHMI merupakan bagian dari kekuatan utama bangsa Indonesia yang memiliki peran besar dalam dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Kiprah KAHMI dalam beragam profesi seperti pengusaha, ekonom, budayawan, cendikiawan, politisi, dan atau pejabat publik adalah bukti kontribusi KAHMI bagi NKRI,” tutur Bamsoet.

Sekedar informasi, acara pelantikan Pengurus dan Presidium KAHMI menetapkan Mahfud MD sebagai Ketua Dewan Pakar. Sementara itu, Wakil Presiden Jusuf Kalla dilantik sebagai Ketua Dewan Etik.

Selain itu, acara tersebut juga dihadiri oleh Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarif, Mendikbud Muhadjir Effendy, Menristekdikti Mohamad Nasir, Gubernur DKI Anies Baswedan, Mahfud MD, Akbar Tanjung, Ketua Umum PPP Romahurmuziy, serta undangan lainnya.


(ROS)