KPI Harap Tayangan Ramadhan Bangkitkan Spirit Religi

M Sholahadhin Azhar    •    Jumat, 21 Apr 2017 22:16 WIB
ramadhan
KPI Harap Tayangan Ramadhan Bangkitkan Spirit Religi
Ilustrasi. MTVN/M. Rizal

Metrotvnews.com, Jakarta: Komisoner Komisi Penyiaran Indonesia (KPI), Dewi Setyarini berharap tayangan televisi sepanjang Ramadhan membangkitkan semangat religi pada masyarakat. Hal ini pula yang diharapkan publik

"Publik menilai semua program siaran Ramadhan benar-benar harus relevan dengan spirit Ramadhan," ujar Dewi dalam diskusi tayangan bulan puasa di kantor KPI, Jakarta, Jumat 21 April 2017.

Stasiun televisi biasanya mendesain program baru saat bulan suci datang. Namun tak sedikit pula program-program itu diprotes KPI karena kontennya dianggap tak sesuai.

Banyak candaan kasar atau bahkan hujatan terserak di acara menjelang buka puasa dan sahur. KPI telah bertindak tegas memberikan sanksi dan batasan agar kejadian itu tak berulang di Ramadhan tahun ini.

"Diharapkan makin banyak muncul kreativitas baru program siaran Ramadhan yang baik," imbuh Dewi.

Televisi diminta membangun budaya Islami saat bulan suci pada akhir Mei 2017. Dengan demikian muncul tren positif berlomba memunculkan kreativitas sehat menarik audiensi pemirsa.

KPI akan menilai tayangan melalui beberapa unsur, seperti substansi acara dan kemasannya. "Kualitas dinilai dari materi substansi yang relevan dan kontekstual sari acar. Misalnya syiar mengajak masyarakat, ya harus sesuai konteks," kata Dewi.

Terakhir ia mengingatkan tayangan acara yang diisi dai atau uztad dan uztazah. Seyogyanya isi acara tak boleh menayangkan konten yang mengarah ke diskriminasi dan mendiskreditkan golongan tertentu.

Kemasan konten acara harus diperhatikan agar tak menyimpang. "Lalu orisinalitas dan kontinuitas atau komitmen," tandasnya.


(SUR)

Irman Kembali Diperiksa KPK sebagai Saksi Setnov

Irman Kembali Diperiksa KPK sebagai Saksi Setnov

1 hour Ago

KPK kembali memeriksa mantan Dirjen Dukcapil Kemendagri Irman. Irman diperiksa sebagai saksi un…

BERITA LAINNYA