Mengenal Boccia, Olahraga Khusus Penyandang Cerebral Palsy

   •    Rabu, 10 Oct 2018 11:41 WIB
Asian Para Games
Mengenal Boccia, Olahraga Khusus Penyandang Cerebral Palsy
Atlet Indonesia Riski Sakti Junior (kiri) melakukan lemparan dalam babak round-robin cabang boccia beregu BC1/BC2 Pool A Asian Para Games 2018. (Foto: ANTARA/Aprillio Akbar)

Jakarta: Penyandang cerebral palsy ternyata bisa terlibat dalam kegiatan olahraga. Cabang olahraga untuk orang dengan kondisi khusus yang memengaruhi otot dan saraf ini disebut boccia. 

Melansir laman Asian Para Games 2018, boccia merupakan permainan yang membutuhkan strategi dan akurasi. Di negara-negara lain seperti Malaysia, Boccia sudah lebih lama dikenal bahkan dipertandingkan dalam kegiatan olahraga internasional.

Penanggung jawab National Paralympic Committee (NPC) Indonesia Fadillah Umar dalam tayangan Newsline pada 10 Januari 2018 mengatakan secara teknis boccia merupakan olahraga ketangkasan.

Dalam permainan Boccia, atlet penyandang cerebral palsy akan melempar bola berdiameter 100 milimeter dengan berat 275 gram dari kursi roda. Ada tiga bola yang digunakan dalam pertandingan; putih, merah, dan biru. 

Bola putih merupakan bola jack yang akan menjadi target pelemparan bola biru dan bola merah yang dimainkan oleh atlet. Permainan bisa dilakukan secara berpasangan, individual, dan beregu.

Untuk permainan berpasangan, setiap orang melempar tiga bola. Sementara pemain ndividual diberikan kesempatan melemparkan enam bola. Durasi pertandingan umumnya empat menit untuk nomor tunggal, lima menit untuk pasangan, dan enam menit khusus beregu. 

"Sebanyak-banyaknya bola didekatkan dengan putih. Tidak harus menyentuh, dia dekat posisinya, diukur, itulah poinnya setelah semua bola dilemparkan," ungkapnya.

Fadillah mengatakan pola penilaian dari permainan boccia hanya dari posisi bola mana yang paling dekat dengan bola jack. Jika bola keluar dari lapangan, bola tidak dipakai untuk menghitung poin.

Lapangan permainan boccia pun dibuat secara khusus. Umumnya, disiapkan seluas 10x6 meter. Lebar 6 meter akan dibagi menjadi 6 kotak yang masing-masing satu meter untuk tempat duduk atlet. 

"Enam kotak dimainkan semua untuk nomor tim. Empat untuk nomor pasangan dan satu untuk kelas individual," jelasnya.




(MEL)

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

6 days Ago

Vonis untuk Irvanto Hendra Pambudi dianggap lebih berat ketimbang vonis pelaku-pelaku utama&nbs…

BERITA LAINNYA