Puting Beliung Rancaekek

BNPB Tetapkan Masa Darurat Selama 7 Hari

Nur Azizah    •    Minggu, 13 Jan 2019 04:00 WIB
puting beliung
BNPB Tetapkan Masa Darurat Selama 7 Hari
Rumah yang rusak akibat puting beliung yang menerjang Kabupaten Bandung, Jawa Barat, pada 11 Januari 2019. Antara/Raisan Al Farisi (Bayu Anggoro)

Jakarta: Sebanyak 640 rumah rusak akibat puting beliung yang menerjang Desa Rancaekek Wetan, Bandung pada Jumat, 11 Januari 2019. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Kabupaten Bandung pun menetapkan masa darurat selama tujuh hari hingga 18 Januari 2019.

"Status tanggap darurat ditetapkan agar ada kemudahan akses karena dampaknya cukup besar," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho di Jakarta, Sabtu, 12 Januari 2019.

Hingga malam ini, terdata satu warga mengalami luka berat, 15 orang luka ringan dan 82 kepala keluarga mengungsi. Lalu, sebanyak 640 unit rumah rusak akibat puting beliung.

Baca: 386 Rumah Dirusak Puting Beliung Kabupaten Bandung

Puting beliung juga terjadi di beberapa daerah seperti di Wonogiri, Karanganyar, Cepu, Boyolali, Yogyakarta. Sutopo menyebut dampak yang ditimbulkan tidak banyak.

"Penanganan darurat masih dilakukan oleh BPBD dan aparat lain khususnya penanganan pohon tumbang, perbaikan rumah, bantuan logistik dan lainnya kepada masyarakat terdampak," ungkap Sutopo.

Sebelumnya, Kepala Stasiun BMKG Bandung Toni Sukma Wijaya mengatakan angin puting beliung disebabkan naiknnya suhu permukaan laut di perairan utara Jawa. Kondisi tersebut membentuk awan-awan hujan di antaranya di wilayah Jawa Barat.

Adapun berdasarkan pola sebaran angin angin pada ketinggian 3.000 kaki. Wilayah Jawa Barat dilewati oleh daerah belokan angin dan konvergensi, sehingga mendukung suplai awan-awan hujan di wilayah tersebut. 

Kondisi ini pun didorong tingginya kelembapan udara yang meningkatkan aktivitas pertumbuhan awan hujan. Kecepatan angin puting beliung ini mencapai 63 kilometer per jam. 


(AZF)