TNI Bisa Dilibatkan jika Intensitas Teror Meningkat

Dheri Agriesta    •    Rabu, 16 May 2018 13:54 WIB
terorisme
TNI Bisa Dilibatkan jika Intensitas Teror Meningkat
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko memaparkan capaian pembangunan pemerintahan Jokowi-JK di Universitas Mataram di NTB. Foto: Antara/Ahmad Subaidi.

Jakarta: Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Moeldoko menilai TNI bisa dilibatkan dalam penumpasan teroris saat ini. Namun, pelibatan TNI tergantung tingkat intensitas teror yang terjadi.

"Tergantung dari spektrumnya, kalau spektrumnya sudah menuju medium sampai high intensnya di situlah kira-kira (pelibatan TNI)," kata Moeldoko di Kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Rabu, 16 Mei 2018.

Moeldoko menilai serangan teror yang terjadi di Indonesia sudah masuk kategori menengah. Ia pun memastikan TNI akan dilibatkan jika intensitas terus bertambah. "Pasti (dilibatkan)," kata Moeldoko.

Aksi teror pecah di sejumlah titik sejak pekan lalu. Aksi diawali dengan perlawanan narapidana terorisme di rumah tahanan cabang Salemba, Mako Brimob, Depok, Jawa Barat, Rabu, 9 Mei 2018. Peristiwa ini menggugurkan lima polisi dan satu narapidana teroris.

Polisi berhasil menumpas serangan itu dengan pendekatan lunak pada Kamis, 10 Mei 2018. Sebanyak 155 narapidana terorisme menyerah.

Baca: Muzani Sebut Aparat tak Siap Menghadapi Serangan Dadakan

Minggu 13 Mei 2018, publik kaget dengan serangan teror di Surabaya, Jawa Timur. Tiga gereja dibom satu keluarga terduga teroris. Belasan orang tewas dan puluhan luka-luka dalam peristiwa ini. Pada malam hari, ledakan juga pecah di dua titik di Sidoarjo, Jawa Timur.

Teror tak berhenti di situ, Senin, 14 Mei 2018, sebuah bom meledak di depan Mapolrestabes Surabaya. Bom terlihat dibawa kendaraan roda dua. Pengebom meledakkan bom saat polisi memberhentikan kendaraan mereka saat memasuki gerbang gedung.

Pagi tadi, empat orang terduga teroris menyerang Mapolda Riau di Kota Pekanbaru, Riau. Teroris yang mengendarai kendaraan roda empat menabrak gerbang dan beberapa polisi. Satu polisi tewas akibat aksi ini. Polisi berhasil melumpuhkan tiga teroris.




(OGI)