Kemendagri Tergetkan Perekaman 7 juta Data KTP-el Oktober 2017

M Sholahadhin Azhar    •    Minggu, 16 Jul 2017 08:50 WIB
pelayanan e-ktp
Kemendagri Tergetkan Perekaman 7 juta Data KTP-el Oktober 2017
Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo - MTVN/M Sholahadhin Azhar,

Metrotvnews.com, Jakarta: Kementerian Dalam Negeri menargetkan perekaman sisa data kependudukan di Oktober 2017. Menurut data Kemendagri, ada sekira 7 juta warga yang belum merekam data Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el).

"Target Kemendagri Bulan Oktober 2017 sisa lebih kurang 7 juta bagi WNI yang belum merekam data KTP-El sudah terekam semuanya," kata Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo melalui pesan singkat, Minggu 16 Juli 2017.

Untuk memenuhi target itu, pemerintah tak bisa bekerja sendirian. Partisipasi dan kehadiran masyarakat sangat menentukan tercapinya hal tersebut, selain maksimalisasi pelayanan dari dinas Kependudukan dan Catatan Sipil.

Tjahjo menyebut Direktorat Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil terus memonitor kegiatan perekaman ini. Daerah diimbau untuk tidak menghambat pelayanan dan terus proaktif melayani masyarakat.

Terkait ketersediaan blangko pada awal Juli 2017 sudah tercetak 7 juta, untuk menutupi kebutuhan bahan dasar KTP-el itu. Di Kantor Ditjen Dukcapil Pasar Minggu masih tersedia sekira 1 juta keping blangko.

"Blanko KTP-El yang sudah kami distribusikan ke seluruh Indonesia sejak April 2017 sejumlah 5.985.000 keping," kata Tjahjo mengutip data Ditjen Dukcapil.

Semantara pemanfaatan blangko di daerah sampai dengan 6 Juni 2017 yakni sejumlah 1.616.917 keping, atau baru 27% blanko terpakai. Sementara masih ada 4.368.083 keping blangko yang tersedia di daerah.

Di luar data di atas ada 22 kab/ kota yang pencetakannya masih di bawah 15 keping. Atas dasar itu, Ditjen Dukcapil Kemendagri minta Pemerintah Provinsi memonitor perkembangan Kabupaten dan Kotanya.

"Bagi dinas dukcapil kab kota yang ada kesulitan  pencetakan segera hubungi ke Ditjen Dukcapil Jakarta langsung dan segera agar pelayanan kepada masyarakat berjalan lancar," pungkas Tjahjo.

(Baca juga: Perekaman KTP-el Tembus 97.09%)


(REN)