Intip Rahasia Keberhasilan Steven Sen, Pemenang OSC 2015

Pelangi Karismakristi    •    Rabu, 19 Oct 2016 11:06 WIB
beasiswa osc
Intip Rahasia Keberhasilan Steven Sen, Pemenang OSC 2015
Steven Sen (Foto:Metrotvnews.com/Pelangi Karismakriskti)

Metrotvnews.com, Jakarta: Kompetisi beasiswa online, Online Scholarship Competition (OSC) OSC Metrotvnews.com menghasilkan beberapa pemenang. Kali ini bersama Avitex Cat Tembok, OSC kembali di gelar. OSC With Avitex mengajak teman-teman sekalian untuk mengintip rahasia sukses Steven Sen dalam meraih beasiswa OSC tahun 2015 yang lalu.

Lelaki berusia 19 tahun itu kini tengah mengenyam pendidikan semester 1 Jurusan Teknik Informatika Universitas Trisakti, Jakarta. Steven senang dan bangga, berkat program OSC 2015, bisa berkuliah gratis selama empat tahun.

Ketika ditemui Metrotvnews.com di sela kesibukan kuliah pada pekan lalu, Steven bertutur tentang pengalamannya berkompetisi di OSC 2015. Diungkapkan Steven, jelang akhir pendidikan di SMA Fransiskus Bandar Lampung, ia mulai mencari beasiswa untuk melanjutkan ke perguruan tinggi. Hingga akhirnya, ia melihat iklan OSC 2015 di stasiun televisi Metro TV. Oleh orang tuanya, Steven dianjurkan mengikuti kompetisi beasiswa online tersebut.

"Kemudian, saya coba cari infonya dari internet. Saya lihat di website dan baca infonya. Langsung saya tertarik. Lalu, saya memutuskan mendaftar dan mengikuti tahapan-tahapannya," kata Steven.

Diakui Steven, sebenarnya banyak sekali beasiswa yang menawarkan beragam keuntungan. Namun, pilihannya jatuh kepada OSC 2015. Sebab, beasiswa online pertama di Indonesia ini memberikan kemudahan. Steven tidak perlu datang ke Jakarta untuk mengikuti proses seleksi.

"OSC itu eksklusif. Programnya berbeda, 100 persen bebas uang pangkal. Kebetulan juga kemarin ada Trisakti, dan saya memang ingin kuliah di sini. Apalagi ada pihak swasta (Metrotvnews.com dan Avitex) yang bekerja sama dengan pihak universitas untuk memajukan dunia pendidikan, terutama perkuliahan," ujar laki-laki kelahiran 1 September 1997 ini.


Steven Sen bersama teman kuliahnya di Universitas Trisakti (Foto:Metrotvnews.com/Pelangi Karismakriskti)

 
Untuk bisa mengikuti program beasiswa OSC 2015, peserta harus mendaftarkan diri dan mengikuti tes ilmu pengetahuan secara online. Setelah lolos pada tahap online, peserta mengikuti seleksi offline di Jakarta.

Steven mengaku, tak menemui kesulitan menjalani proses seleksi. Malah kata Steven, proses seleksi OSC tak serumit beasiswa lainnya.  

"Tahapannya simpel dan tertata rapi. Jadi secara online bisa di mana saja, cuma pakai internet. Ini memudahkan kami yang dari luar daerah dan tahapannya ini bersifat horisontal. Semua bisa ikut dan online serentak dari berbagai tempat ," ujar laki-laki berkacamata ini.

Meski merasa mampu melewati proses seleksi, rasa pesimistis sempat menyusup dalam hatinya. Ia khawatir tak lolos seleksi. Apalagi ketika harus mengikuti tes offline di Jakarta. Steven datang dari Lampung seorang diri dan sampai di Jakarta harus berjuang keras agar bisa bersaing dengan peserta yang juga datang dari berbagai daerah.

Rasa grogi, cemas, dan senang campur aduk. Hingga tes offline berakhir dan menjelang pengumuman pemenang, rasa tak percaya dirinya timbul. Sebab, ia tak lancar menjawab soal mata pelajaran fisika.

"Waktu pengumuman, saya sempat pesimistis karena Trisakti terakhir disebutkan. Nama saya ada di urutan ke-8 dari 10. Sempat putus asa, tapi akhirnya lolos. Itu menjadi suka duka yang selalu saya ingat," ucap Steven, tersenyum simpul.

Setelah berhasil meraih beasiswa kuliah di kampus idaman, bukan berarti Steven bisa bermalas-malasan. Dia masih harus berjuang mengejar cita-cita dan memenuhi target mendapatkan IPK minimal 3.

"Kalau IPK tidak sampai 3, nanti saya mesti bayar sendiri kuliahnya. Selanjutnya di semester berikutnya saya cuma menyerahkan lembar IPK dan surat rektor untuk diurus di bagian keuangan. Seperti yang baru saya lakukan pada Agustus lalu saat pertama kuliah. Saya mengurus surat pengantar rektor dan menyerahkan ke bagian keuangan untuk diurus. Jadi benar-benar gratis. Itu yang saya alami. Sayang sekali kalau tidak dimanfaatkan dengan baik," kata Steven.


Steven Sen (Foto:Metrotvnews.com/Pelangi Karismakriskti)

 
Kepada pembaca Metrotvnews.com yang tertarik mengikuti program OSC, Steven bersedia membagikan kiat suksesnya. "Berani mencoba, punya tekad, optimistis, belajar, lakukan persiapan matang, dan berdoa," ujar Steven.

Tak lupa, Steven mengajak seluruh pelajar Indonesia yang hendak melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi untuk mengikuti program beasiswa OSC with Avitex 2016. Sebab, OSC with Avitex memberikan kemudahan dan kesempatan seluas-luasnya, terutama bagi pelajar di pelosok daerah yang ingin melanjutkan pendidikan ke bangku kuliah.

"Saya Steven Sen, salah satu pemenang OSC 2015, mengajak teman-teman atau adik-adik yang akan mengenyam bangku kuliah, yuk bergabung ke OSC. Kalau memang kalian ingin kuliah tapi punya kendala ekonomi, bisa ikut OSC. Jangan sia-siakan kesempatan emas ini dan ikuti tahapan-tahapannya," ucap Steven.

Bagaimana, Anda tertarik mendapatkan beasiswa kuliah? Nah, tahun ini Metrotvnews.com melalui program OSC with Avitex kembali diselenggarakan dengan melibatkan 10 perguruan tinggi swasta ternama di Indonesia. Tersedia 200 beasiswa S1 untuk diperebutkan oleh siswa/i SMA/SMK sederajat di Indonesia.

Dengan dilibatkannya 10 perguruan tinggi swasta dari 3 kota berbeda (Jakarta, Bandung, Yogyakarta), para peserta dapat lebih leluasa memilih universitas favorit, serta memiliki akses lebih mudah dalam melanjutkan pendidikan ke jenjang S1.

Berikut ini, 10 perguruan tinggi swasta dalam program OSC with Avitex 2016:

Jakarta
- Universitas Al-Azhar Indonesia
- Universitas Mercu Buana
- Universitas Multimedia Nusantara
- Universitas Pelita Harapan
- Universitas Trisakti

Bandung
- Institute Teknologi Nasional (ITENAS)
- Universitas Kristen Maranatha
- Universitas Telkom

Yogyakarta
- Universitas Ahmad Dahlan
- Universitas Kristen Duta Wacana

Setiap universitas akan memberikan 20 beasiswa kepada calon mahasiswa/i yang berhasil melewati setiap tahapan tes yang diadakan, baik tes online maupun offline (tertulis).

Nantinya para pendaftar akan melakukan beberapa tahapan, yaitu:

1 September - 3 November
Masa pendaftaran OSC with Avitex

6 November
Tes online secara serentak, soal test dalam bentuk Pilihan ganda

10 November
Setiap kampus akan mengumumkan 150 peserta tes online dengan nilai terbaik, untuk selanjutnya mengikuti proses seleksi data diri

28 November
Pengumuman 50 peserta terpilih dari tiap kampus yang berhasil melewati proses seleksi berkas / data diri

5 Desember
50 peserta terpilih dari tiap kampus wajib mengikuti tes offline (tertulis) dan pengumuman 200 peraih beasiswa OSC di Kuningan City, Jakarta Selatan

Para pemenang OSC berhak mendapatkan beasiswa dari PTS favorit, yang terdiri atas bebas uang pangkal (biaya masuk) 100 persen, beasiswa S1 hingga lulus, untuk 8 semester berturut-turut, dan sertifikat pemenang OSC with Avitex 2016.

Pendaftaran telah dibuka pada 1 September dan akan ditutup pada 3 November 2016.

Segera daftarkan dirimu di sini.
 


(ROS)

Warga Jatinegara Beri Sumbangan Dana Kampanye untuk Agus

Warga Jatinegara Beri Sumbangan Dana Kampanye untuk Agus

14 hours Ago

Calon Gubernur DKI Jakarta Agus Yudhoyono mendapatkan sumbangan dari warga saat berkampanye di …

BERITA LAINNYA