Dua Versi Konflik Papua Menurut Peneliti LIPI

Lis Pratiwi    •    Senin, 13 Nov 2017 13:46 WIB
kelompok bersenjata di papua
Dua Versi Konflik Papua Menurut Peneliti LIPI
Ilustrasi: Kelompok bersenjata. MTVN/Mohammad Rizal.

Metrotvnews.com, Jakarta: Cahyo Pamungkas, peneliti tim kajian Papua Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), menyatakan ada dua versi yang dapat digunakan untuk membahas konflik Papua, yakni, versi kepolisian dan masyarakat Papua. Kedua versi ini cenderung berkebalikan.

Dia mencontohkan, pernyataan kepolisian terkait kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang melakukan kekerasan, perkosaan, hingga pembunuhan terhadap warga sipil. Hal ini  mendapat bantahan dari masyarakat dan aktivis di Papua.

“Kalau itu versi polisi dan versi tentara (melakukan kekerasan), tapi kalau apa yang saya dengar (dari masyarakat Papua) bahwa mereka (KKB) tidak melakukan pembunuhan, pemerkosaan, penyaderaan terhadap warga sipil,” kata Cahyo kepada Metrotvnews.com, Senin, 13 November 2017.

Namun, lanjut Cahyo, ada ancaman KKB akan melukai para pendatang di Papua jika tentara atau polisi melukai orang asli Papua. Menurut Cahyo, KKB yang bagian Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) ini tak bermaksud melukai warga sipil.

“Mereka (TPNPB) tidak bermaksud melakukan itu, jadi kalau ada yang melakukan pemerkosaan dan perampokan itu bukan bagian dari mereka,” imbuh Cahyo.

Baca: Peneliti LIPI Sebut Konflik Papua Terkait Gerakan Papua Merdeka

Cahyo menegaskan, kondisi ini membuat berbagai pihak saling klaim akan fakta yang sebenarnya. Untuk itu, sulit mengetahui siapa yang benar dan tidak dapat percaya hanya pada sumber tertentu, baik polisi, TNI, maupun aktivis Papua. 

“Memang kita harus melakukan pengecekan berulang-ulang. Saya juga tidak mengatakan apa yang saya katakan adalah benar. Kita hanya bisa melihat ada fakta menurut orang Papua dan polisi seperti ini,” ujar dia.




(OGI)

MKD Tunda Pembahasan Nasib Novanto di DPR

MKD Tunda Pembahasan Nasib Novanto di DPR

11 hours Ago

Salah satu yang akan dibahas dalam rapat MKD itu adalah status Setya Novanto sebagai kasus koru…

BERITA LAINNYA