BNPB: Status Gunung Salak Normal

Nur Azizah    •    Kamis, 11 Oct 2018 03:51 WIB
gunung berapi
BNPB: Status Gunung Salak Normal
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Hubungan Masyarakat BNPB Sutopo Purwo Nugroho. MI/Adam Dwi.

Jakarta: Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menegaskan bahwa Gunung Salak tidak meletus. Gunung yang berada di Jawa Barat itu dalam status aman. 

Beredar kabar yang menyatakan Gunung Salak meletus dan menyebabkan pesawat tidak dapat take off dan landing di Bandara Internasional Soekarno Hatta. Informasi itu berasal dari Volcanic Ash Advisory Centre (VAAC) Darwin yang berdasarkan pantauan satelit Himawari.

Namun VAAC Darwin telah mengoreksi kabar tersebut bahwa tidak ada sebaran abu vulkanik di sekitar Gunung Salak. Penerbangan aman.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas Sutopo Purwo Nugroho menyampaikan, berdasarkan pantauan visual, instrumentasi, dan observasi lapangan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) tidak ada aktivitas vulkanik yang menunjukkan letusan Gunung Salak.

"Status Gunung Salak masih Normal (Level I). Tidak ada letusan dari Gunung Salak. Gunung Salak aman," kata Sutopo dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Rabu, 10 Oktober 2018.

Sutopo menyampaikan, Gunung api pasti akan mengeluarkan tanda-tanda sebelum meletus. Letusan tak akan terjadi tiba-tiba, seperti gempa bumi.

"Alam akan memberikan peringatan lebih dahulu kepada manusia yang kemudian dapat ditangkap indikasinya berdasarkan pengamatan visual, instrumentasi dan observasi di lapangan," terang dia. 

Masyarakat pun dapat memantau aktivitas gunung api melalui https://magma.vsi.esdm.go.id. Dari 127 gunung api di Indonesia, saat ini ada 1 gunung api status Awas (level IV) yaitu Gunung Sinabung, 2 gunung api status Siaga (level III) yaitu Gunung Soputan dan Gunung Agung, dan 18 gunung api status Waspada (Level II). Sisanya status Normal (Level I).

"Jadi masyarakat tetap tenang. PVMBG pasti akan memberikan informasi kepada masyarakat, BNPB dan BPBD jika ada peningkatan status gunung api. Masyarakat tidak usah takut. Aktivitas vulkanik gunungapi dapat dikenali tanda-tandanya sebelum meletus," pungkas Sutopo.


(DRI)

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

5 days Ago

Uang berasal dari uang pengganti terpidana kasus korupsi proyek KTP-el Andi Agustinus alias And…

BERITA LAINNYA