Remaja ISYEF Diminta Tak Tergoda Politik

Dian Ihsan Siregar    •    Minggu, 15 Apr 2018 21:16 WIB
ekonomi syariah
Remaja ISYEF Diminta Tak Tergoda Politik
acara Indonesian Islamic Youth Economic Forum (ISYEF) -- Foto: Medcom.id/ Dian Ihsan

Jakarta: Ketua Dewan Pengurus Masjid Agung Sunda Kelapa, Aksa Mahmud menginginkan, organisasi ekonomi remaja masjid dalam ruang lingkup Indonesian Islamic Youth Economic Forum (ISYEF), tidak masuk ke iklim politik. Remaja ISYEF diharapkan fokus beribadah dan membangun ekonomi syariah.

"Saya khawatir ISYEF akan bernasib serupa dengan dua organisasi Islam yang berubah haluan menjadi gerakan politik, yaitu Serikat Dagang Islam dan Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI)," kata Aksa di Gedung Perpusnas, Jakarta Pusat, Minggu, 15 April 2018.

Aksa menuturkan pada awal kemerdekaan Indonesia, serikat dagang Islam dibentuk oleh tokoh Islam. Serikat ini membicarakan kebangkitan ekonomi Islam di Indonesia berikut BKPRMI tapi kemudian berubah haluan ke politik.

"I‎ni adalah organisasi remaja masjid sebenarnya. Tadi dikatakan bahwa bagaimana tugasnya memakmurkan masjid dan jamaahnya," terang dia.

Menurutnya, keberadaan ISYEF dapat menambah pengetahuan jamaah tentang ekonomi. Dengan begitu masjid tak melulu dimanfaatkan untuk ceramah agama dan menmabah pengetahuan gama.

"Jadi jangan ke masjid hanya‎ dengar ceramah agama. Kini sudah ada pengetahuan yang baru lagi lewat ekonomi," pungkas Aksa Mahmud.


(Des)

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

1 week Ago

Uang berasal dari uang pengganti terpidana kasus korupsi proyek KTP-el Andi Agustinus alias And…

BERITA LAINNYA