Menhub Minta KNKT Selidiki Kapal Terbakar di Jailolo

Al Abrar    •    Minggu, 16 Oct 2016 17:32 WIB
kapal terbakar
Menhub Minta KNKT Selidiki Kapal Terbakar di Jailolo
Menhub Budi Karya saat sidak di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Minggu 16 Oktober/MTVN/Al Abrar

Metrotvnews.com, Jakarta: Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meminta Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) mencari musabab terbakarnya kapal cepat Bintang Fajar di Maluku Utara. Sebanyak empat dari 41 penumpang dikabarkan tewas dalam peristiwa nahas ini.

"Satu sisi kami sudah menugaskan KNKT untuk melakukan penelitian apa yang terjadi di sana dan mengevaluasi, tentunya akan juga menjadi masukan perbaikan dan juga memberikan sanksi kepada pihak-pihak yang lalai dalam melakukan tugas," kata Budi di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Minggu (16/10/2016).

Budi mengakui, sampai saat ini pihaknya kesulitan membenahi transportasi di Indonesia, baik darat, laut, maupun udara. Pihaknya terus membenahi dan membaharui pengawasan dalam sistem moda transportasi.

"Kita tahu memang daerah kita luas, pengawasan-pengawasan belum bisa lakukan secara makismal," ujar Budi.

Dia juga menginstruksikan direktur jenderal perhubungan laut untuk dapat meningkatkan keselamatan dan keamanan angkutan laut penumpang. Dirjen perhubungan laut juga harus lebih prokatif meningkatkan koordinasi pengawasan dengan dinas perhubungan setempat.

Budi mengaku prihatin dan berbela sungkawa atas musibah ini. "Saya atas nama  pribadi dan atas nama kemenhub prihatin dan memohon maaf atas kejadian yang kurang bisa melayani amsyarakat," ucapnya.

Kapal Cepat Bintang Fajar dari Pelabuhan Jailolo Kabupaten Halmahera Barat tujuan Ternate, Maluku Utara terbakar usai meninggalkan pelabuhan Sabtu, 15 Oktober.

 


(OJE)