Penutupan Masjid Al Aqsa Dikecam

Anggi Tondi Martaon    •    Senin, 17 Jul 2017 17:08 WIB
berita dpr
Penutupan Masjid Al Aqsa Dikecam
Komplek Masjid Al Agsa ditutup oleh polisi Israel (Foto: EPA)

Metrotvnews.com, Jakarta: Wakil Ketua Badan Kerjasama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Rofi' Munawar mengecam tindakan Polisi Israel yang menutup Masjid Al-Aqsa di Yerusalem. Bahkan, pihak kemanan Israel melarang warga Muslim Palestina salat Jumat di Masjid Al Alqsa pada Jumat, 14 Juli 2017.

"Tindakan penutupan dan pelarangan salat jumat di Masjid Al Aqsa jelas tidak bisa dibenarkan, karena menghalangi umat Islam untuk beribadah dan berziarah ke tempat suci tersebut," kata Rofi' dalam keterangan tertulis, Senin 17 Juli 2018.

Politikus PKS itu berpandangan, penutupan Masjid Al Aqsa karena alasan keamanan merupakan tindakan berlebihan dan melanggar Hak Azasi Manusia (HAM), khususnya masyarakat Palestina dalam menjalankan keyakinannya. Terlebih Masjid Al Aqsa merupakan tempat suci yang menjadi salah satu destinasi ritual utama ziarah dan ibadah bagi umat Islam seluruh dunia.

Selain itu, Rofi' mengungkapkan bahwa Israel sudah banyak dikecam karena penguasaan terhadap kawasan suci Mesjid Al Aqsa. Bahkan, UNESCO telah mengeluarkan resolusi yang menegaskan kembali tidak adanya kedaulatan Israel atas Kota Al-Quds (Yerusalem) yang didudukinya selama ini.

"Dan tidak terhitung berapa kali Israel tidak mematuhi resolusi yang di keluarkan PBB, tanpa ada sanksi dan tindakan apa-apa" ungkap dia.

Oleh karena itu, dia menuntut agar Israel segera mencabut kebijakan tersebut. Dia menilai, penutupan Masjid Al Aqsa telah mencederai prinsip keagamaan dan prinsip kedaulatan sekaligus.

"Dan ini bukan yang pertama. Pada bulan Ramadan lalu, mereka membatasi umat Islam yang hendak beritikaf dan menjalankan ibadah di Masjid Al Aqsa," ujarnya.


(ROS)