Rembuk Nasional 3 Tahun Pemerintahan Jokowi-JK Digelar Oktober

Ilham wibowo    •    Senin, 18 Sep 2017 12:45 WIB
jokowi-jk
Rembuk Nasional 3 Tahun Pemerintahan Jokowi-JK Digelar Oktober
Konpers Rembuk Nasional 3 Tahun Pemerintahan Jokowi-JK - MTVN/Ilham Wibowo,

Metrotvnews.com, Jakarta: Kelompok masyarakat lintas disiplin dan profesi akan menggelar Rembuk Nasional pada  Oktober 2017. Kegiatan ini merupakan refleksi tiga tahun Pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla. 

Ketua Umum Rembuk Nasional Firdaus Ali mengatakan, kegiatan itu untuk memberi masukan bagi pemerintah pusat dalam pembenahan, koreksi, kritik hingga alternatif solusi dalam kebijakan program yang telah bergulir. Rembuk nasional kali ini mengangkat topik permasalahan yang menjadi prioritas pembangunan dan masalah aktual. 

Rembuk mempertemukan para akademisi, praktisi, analis, pelaku usaha, asosiasi profesi, mahasiswa, budayawan, LSM dan masyarakat umum. "Sesuai dengan harapan Presiden, beliau ingin ditelaah, apa saja progres yang perlu dipersiapkan," kata Firdaus di Kantor Dewan Pertimbangan Presiden, Jakarta Pusat, Senin 18 September 2017. 

Ada 12 bidang rembuk yang perlu mendapat perhatian khusus. Hasil rembuk tersebut nantinya akan diusulkan sebagai bahan perbaikan dan percepatan dua tahun sisa periode pemerintahan Jokowi-JK. 

Bidang rembuk tersebut di antaranya: Pengelolaan Polhukam dan Ketahanan Nasional; Merawat Kebhinekaan dan Memperkokoh NKRI; Menata Ekonomi, Industri dan Perdagangan; Mempercepat Pembangunan Infrastruktur dan Konektivitas; Menuju kedaulatan dan Mengelola Keamanan Pangan; Menata Pertambangan dan Ketahanan Energi Nasional; 

(Baca juga: Rembuk Nasional untuk Desa Membangun)

Selanjutnya, Kemaritiman dan Pengelolaan Sumber Daya Kelautan; Menata Lingkungan, Kehutanan dan Pertanahan; Kesehatan Masyarakat; Kesejahteraan Sosial; Pembangunan Sumber Daya Manusia Terperbarukan dan Pendidikan Lokasi; Membangun Desa Berbasis Wisata, Budaya dan Industri Kreatif; Cyber Resilience: Melindungi Pengelolaan Data dan Didominasi Nasional. 

Firdaus menambahkan, Rembuk Nasional kali ini akan berbeda dengan dua tahun sebelumnya. Tahun ini,  Rembuk Nasional dilakukan dalam dua tahap yakni rembuk daeran dan rembuk pusat. 

Rembuk daerah akan dilaksanakan di 16 perguruan tinggi di 14 provinsi di Indoensia. "Rembuk ini mentelaah tiga tahun pemerintahan Jokowi-JK. Kita perlu yakin pemerintah sedang melangkah di jalan yang benar. Kalau ada deviasi kita berikan perbaikan, sehingga deviasi semakin kecil," ucap dia. 

Semantara itu, Ketua Pengarah Rembuk Nasional Sidarto Danusubroto mengatakan, perguruan tinggi sengaja dijadikan tuan rumah agar masukan yang  dihasilkan meliputi pemikiran dari banyak pihak. Ia memastikan, hasil rembuk tersebut akan menjadi bahan pertimbangan bagi pemerintahan Jokowi-JK. 

"Rembuk Nasional kali ini sistemnya bottom up, dari daerah lalu dibahas di pusat untuk kemudian diterima presiden," kata  Sudarto yang merupakan Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) ini. 

Rembuk Nasional 2017 rencananya akan digelar pada 25 Oktober di Jakarta Internasional Expo-Kemayoran Jakarta Pusat. Puncak rembuk nasional akan dihadiri langsung Presiden Jokowi dan Wapres JK serta 2.000 tamu undangan.





(REN)