Diduga Ada Perpeloncoan di Panti Sosial Cipayung

Akmal Fauzi    •    Selasa, 20 Sep 2016 19:35 WIB
mayat
Diduga Ada Perpeloncoan di Panti Sosial Cipayung
Ilustrasi. Foto: MI/Bary Fatahilah.

Metrotvnews.com, Jakarta: Murtiah, 30, penghuni Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya 2, Cipayung, Jakarta Timur, diduga tewas dikeroyok lima orang sesama penghuni panti. Murtiah diduga menolak memijit seorang penghuni panti.
 
Pihak panti diduga menutupi tewasnya Murtiah. Ada kejanggalan yang muncul, di antaranya saat polisi mendatangi panti, jasad korban telah terbungkus kain kafan yang sudah berada di dalam peti. Jenazah Murtiah rencana akan langsung dikembalikan ke keluarganya di Jalan Warga RT 12 RW 6 Pondok Ranggon, Jakarta Timur.
 
"Saat kami mendatangi TKP kondisinya sudah rapi, jasadnya sudah dikafani. Kami minta itu dibuka dan selanjutnya langsung kami bawa ke Rumah Sakit Polri untuk autopsi," kata Kanit Reskrim Polsek Cipayung, AKP Suwardi, Selasa (20/9/2016).
 
Berdasarkan pemeriksaan para tersangka, kata Suwardi, mereka mengaku ada sistem perpeloncoan di dalam panti tersebut. "Setiap warga penghuni yang baru masuk pasti dikerjain oleh penghuni lama," ujar Suwardi.
 
Media Indonesia mencoba mengkonfirmasi pihak panti yang terletak di Jalan Bina Marga, Cipayung Jakarta Timur. Namun tak ada respons yang diberikan. Kepala Panti Sosial tak bisa dihubungi.
 
Seperti diketahui, Murtiah ditemukan tewas di kamar panti dengan sejumlah luka di bagian tubuhnya pada Senin 19 September, sekitar pukul 07.00 WIB. Sementara kelima pelaku yakni H, 30, DS, 19, AP, 18, KN, 18 dan N, 16, sudah diamankan di Polsek Cipayung dan masih dalam pemeriksaan.
 
"Kami telah lakukan pemeriksaan 4 saksi dan kami akan panggil kepala panti sosial tersebut," kata Suwardi.


(FZN)

Video /