Manajemen Blok M Square Terancam Sanksi

Ilham wibowo    •    Jumat, 17 Mar 2017 18:37 WIB
lift jatuh
Manajemen Blok M Square Terancam Sanksi
Manajemen Blok M Square Terancam Sanksi

Metrotvnews.com, Jakarta: Jatuhnya lift di Blok M Square, Jakarta Selatan, masih diselidiki pihak kepolisian. Bila terbukti lalai, pihak manajemen pertokoan di Jakarta Selatan ini terancam diberikan sanksi.

"Kalau ada pelanggaran dari pihak pengelola akan kita kasih sanksi. Bisa saja ke arah perizinan," kata Sekretaris Kota (Seko) Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan Desi Putra di lokasi kejadian, Jumat 17 Maret 2017.

Hasil penyelidikan sementara, saat kejadian lift bermuatan sekitar 35 orang. Jumlah tersebut melebihi jumlah maksimal lift yakni 24 orang. Menurut Desi, bila alarm tanda peringatan muatan telah berbunyi, maka lift tidak semestinya melaju.

"Kita tunggu dulu penyelidikan yang sedang berlangsung. Harusnya kalau lift itu kelebihan beban pintu tidak bisa menutup," ujarnya.

Ia menambahkan, sudah menjadi kewajiban dari setiap pengelola mall untuk menjamin keselamatan dari pengunjung. "Karena itu merupakan hal prioritas," tukasnya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta Husein Murad menuturkan, lift Blok M Square yang jatuh lantaran tidak kuat menahan beban akibat disesaki pengunjung. Lift menghujam lantai dasar setelah berada di lantai 3.

"Memang penumpang memaksa untuk tetap bertahan. Seharusnya ketika alarm berbunyi kan keluar, ini bertahan. Lift turun tanpa tertutup, pintu terbuka," kata Husein.

Husein menuturkan, dalam penyediaan awal lift tersebut dalam kondisi memenuhi standar perawatan berkala. Lift dilakukan perawatan terakhir pada Mei 2016.

"Sudah diperiksa tahun lalu sekitar bulan Mei, memang seharusnya satu tahun sekali," ucap Husein.


(LDS)