Mengenal Mobil Anti Galau Milik Kemensos

Gervin Nathaniel Purba    •    Minggu, 15 Apr 2018 23:33 WIB
Berita Kemensos
Mengenal Mobil Anti Galau Milik Kemensos
Mobil Anti Galau milik Kemensos meramaikan kegiatan Hari Bebas Kendaraan di Bandung, Jawa Barat, Minggu, 15 April 2018 (Foto:Gervin Nathaniel Purba)

Bandung: Kementerian Sosial (Kemensos) turut memeriahkan suasana Hari Bebas Kendaraan (CFD) di kawasan Jalan Dago, Bandung, Jawa Barat, Minggu, 15 April 2018. Selain menyelenggarakan senam pagi, pemeriksaan kesehatan gratis, Kemensos juga menyediakan fasilitas konsultasi melalui mobil Anti Galau. 

Kepala Badan Pendidikan, Penelitian, dan Penyuluhan Sosial Kemensos (BPPPK) Harry Z Soeratin menjelaskan kehadiran mobil anti galau di kota Bandung sebagai bentuk upaya Kemensos mendatangi masyarakat dalam menjawab berbagai kebutuhan masyarakat. 
"Upaya ini sebagai bentuk kehadiran pemerintah di tengah masyarakat, khususnya luar Jakarta," kata Harry, saat ditemui di Jalan Dago, Bandung, Jawa Barat. 

Untuk sementara, Mobil Anti Galau melayani konsultasi terhadap warga yang sedang mengalami masalah berkaitan dengan napza, masalah gangguan jiwa, dan stres akibat masalah sosial yang dihadapinya. 

Ke depan nanti, Mobil Anti Galau bisa melayani konsultasi terhadap beragam permasalahan. Selain itu mobil ini juga diproyeksikan mampu hadir di berbagai daerah yang dilanda bencana untuk memberikan bantuan.

Nantinya mobil ini bisa menjadi kantor sementara di lokasi daerah yang terkena bencana dalam melayani masyarakat yang membutuhkan bantuan. Tidak hanya itu, mobil ini juga merekam data para penerima manfaat yang akan digunakan oleh kementerian lain dalam rangka menyejahterakan rakyat.

“Kalau ada bencana, Mobil Anti Galau ini mungkin yang pertama. InsyaAllah untuk menuju lokasi office temporary dulu sampai situasi kondisi agak tenang, kantor dipenuhi, kami lanjutkan dengan program kami,” ucapnya. 


(Foto:Gervin Nathaniel Purba)
 
Pelayanan yang dilakukan seperti hari ini, lanjut Harry, akan dilakukan hingga ke seluruh pelosok wilayah Indonesia secara bertahap, sehingga BPPPK Kemensos bisa menjawab semua kebutuhan masyarakat di seluruh wilayah Indonesia. 

“Menjawab peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) sekaligus menjawab tantangan kebutuhan masyarakat. Dari sini informasi bisa digunakan oleh kementerian lain dan lembaga lain," ujarnya.

Ditemui di lokasi yang sama, Wakil Ketua Komisi VIII DPR Sodik Mudjahid mengapresiasi program Mobil Anti Galau.

"Bagus sekali cara Kemensos untuk masuk ke masyarakat, proaktif, jemput bola. Kita tidak bisa hanya menunggu mereka datang ke tempat, walaupun mereka membutuhan supervisit consultan itu," ujar Sodik. 


Wakil Ketua Komisi VIII DPR Sodik Mudjahid dan Kepala Pendidikan, Penelitian, dan Penyuluhan Sosial Kemensos (BPPPK) Harry Z Soeratin (Foto:Gervin Nathaniel Purba)

Politisi Gerindra berharap agar kegiatan seperti ini diperbanyak. “Tentu tambah fasilitas dan anggaran sehingga bisa menjangkau lebih luas dan lebih banyak. Karena saya katakan tadi, dinamika sosial di masyarakat semakin kompleks dan banyak mereka tidak siap,“ ucapnya. 

Turut hadir pada CFD di Bandung, Kepala Badan Pendidikan, Penelitian, dan Penyuluhan Sosial Kemensos (BPPPK), Harry Z Soeratin, Koordinator Staf Khusus dan Tenaga Ahli Kemensos, Ismail Cawidu, dan Wakil Ketua Komisi VIII DPR, Sodik Mudjahid. 

Di acara tersebut, BPPPK Kemensos mengadakan pemeriksaan kesehatan secara gratis, meliputi cek gula darah, kolesterol, asam urat, dan tensi darah. Warga Bandung tampak antusias mengikutinya.


(ROS)

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

1 week Ago

Uang berasal dari uang pengganti terpidana kasus korupsi proyek KTP-el Andi Agustinus alias And…

BERITA LAINNYA