Massa Gelar Doa Bersama untuk Korban Bom Surabaya

Nicky Widadio    •    Selasa, 15 May 2018 23:13 WIB
terorismeTeror Bom di Surabaya
Massa Gelar Doa Bersama untuk Korban Bom Surabaya
Ratusan warga bersama Forum Indonesia Guyub menyalakan lilin bersama dalam acara Solidaritas dan Doa Bersama di Silang Monas, Jakarta, Selasa (15/5) malam. Foto: MI/Rommy Pujianto

Jakarta: Ratusan orang yang menamakan diri sebagai Forum Indonesia Guyub menggelar aksi solidaritas dan doa bersama di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, Selasa, 15 Mei 2018. Mereka menyalakan lilin dan menyuarakan dengan lantang untuk melawan aksi terorisme.

Aksi dimulai sekitar pukul 19.00 WIB, dimulai di Silang Barat Daya, Monas. Ratusan pria dan wanita berpakaian putih. Mereka berkumpul sambil menyalakan lilin. Mengucap doa untuk para korban yang meninggal dunia akibat aksi teror di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, serta di Surabaya, Jawa Timur.

Lebih jauh, melalui aksi ini mereka ingin menyampaikan pesan keberanian melawan aksi terorisme. Masyarakat diminta untuk tidak takut dan bersama-sama secara lantang menentang aksi terorisme dalam bentuk apa pun.

Baca: Tokoh Lintas Agama Bertekad Lawan Terorisme

“Berjuang lawan terorisme! Tujuan teroris adalah membuat kita takut. Karena itu harus diucapkan setiap hari kepada saudara kita, teman kita, bahwa kita tidak takut! Kita tidak takut! Kita tidak takut!” ujar Muhammad Yamin, salah satu peserta aksi sekaligus Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Seknas Jokowi.

Seruan itu disambut sorak-sorai para peserta aksi. Mereka juga menyanyikan berbagai lagu kebangsaan, seperti Maju Tak Gentar, Indonesia Pusaka, hingga Gugur Pahlawanku.

“Kami mengutuk keras serangan tersebut dan menyampaikan simpati yang mendalam terhadap korban kekejaman teroris,” ujar salah satu peserta aksi, Budi Arie Setiadji yang juga merupakan Ketua Umum organisasi relawan Projo.

Baca: Polri Optimistis Revisi UU Terorisme Rampung Bulan Ini

Mereka juga menyoroti tak kunjung usainya pembahasan revisi Undang-Undang tentang terorisme di DPR RI. Padahal, revisi tersebut dinilai amat krusial dalam mencegah terjadinya aksi terorisme. Mereka meminta baik pemerintah maupun anggota legislatif segera bertindak dan menerbitkan payung hukum guna mencegah dan menindak aksi terorisme.

Usai menyampaikan orasi dan seruan, para peserta kemudian melanjutkan aksi dengan berjalan kaki mengelilingi Bundaran Patung Kuda. Beberapa tetap memegangi lilin yang menyala. Beberapa memegang spanduk bertulis #DiamBukanPilihan. Beberapa lainnya berjalan sambil bersorak “lawan terorisme! Kami tidak takut!” (Media Indonesia)


(DMR)

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

6 days Ago

Uang berasal dari uang pengganti terpidana kasus korupsi proyek KTP-el Andi Agustinus alias And…

BERITA LAINNYA