Masa Tanggap Darurat Gempa Lombok Diperpanjang 2 Pekan

Whisnu Mardiansyah    •    Jumat, 10 Aug 2018 13:28 WIB
Gempa Lombok
Masa Tanggap Darurat Gempa Lombok Diperpanjang 2 Pekan
Peta daerah terdampak gempa di Lombok, update 9 Agustus 2018, sumber foto: BNPB

Lombok: Masa tanggap darurat bencana gempa bumi di Lombok, Nusa Tenggara Barat, diperpanjang. Sebab, gempa susulan masih terjadi.

Penetapan masa tanggap darurat berdasarkan keputusan dari Gubernur NTB Muhammad Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang. Perpanjangan masa tanggap darurat bencana berlaku mulai 11 Agustus 2018.

"Sedianya, masa tanggap darurat berakhir pada 11 Agustus 2018. Namun, melihat kondisi alam yang seperti ini, kemungkinan akan dilanjutkan sampai dengan 14 hari ke depan," kata Komandan Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Gempa Lombok Kolonel Ahmad Rizal Ramdhani di Posko Terpadu Kecamatan Tanjung, Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat, Jumat 10 Agustus 2018.


(Rumah warga di Desa Lempengi, Kecamatan Gangga, Lombok, ambruk setelah gempa mengguncang, Jumat 10 Agustus 2018, Medcom.id - Whisnu)


Bantuan pun ditambah untuk memulihkan kondisi di Lombok. Tujuannya mempercepat proses evakuasi korban yang tertimpa reruntuhan bangunan.

"Dalam waktu dekat datang personel TNI Angkatan darat atau satu Resimen Zeni Konstruksi/Cakti Ring Karma (atau Menzikon), kemudian tambah lagi 3 batalion dari Jakarta. Aat berat juga akan datang lagi untuk membantu evakuasi," jelas Rizal.

Gempa susulan masih terjadi di wilayah Lombok. Guncangan yang paling terasa yaitu pada Kamis, 9 Agustus 2018, sekitar pukul 13.25 Wita. Gempa berkekuatan 6,2 SR.

Pantauan Medcom.id di Desa Medana, guncangan membuat warga panik. Warga berlarian keluar dari bangunan. Mereka menghindari terkena dampak guncangan yaitu reruntuhan bangunan.

Badan Meteorologi, Klimatalogi, dan Geofisika (BMKG) menginformasikan titik gempa berada 6 kilometer Barat Laut Lombok Utara, atau tepatnya  8.36 Lintang Selatan, 116.22 Bujur Timur. Pusat gempa berada di kedalaman 12 Km.

Gempa dengan skala paling besar terjadi pada Minggu, 5 Agustus 2018, yaitu berkekuatan 7,0 SR. Hingga berita ini dimuat, sebanyak 259 warga meninggal karena tertimpa bangunan yang ambruk setelah gempa. Lebih 1.000 orang terluka.


(RRN)

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

6 days Ago

Uang berasal dari uang pengganti terpidana kasus korupsi proyek KTP-el Andi Agustinus alias And…

BERITA LAINNYA