Telkom University Luluskan Hampir Seribu Wisudawan

Pelangi Karismakristi    •    Senin, 27 Mar 2017 18:05 WIB
beasiswa osc
Telkom University Luluskan Hampir Seribu Wisudawan
Pemberian piagam prestasi oleh Wakil Rekor IV disaksikan oleh Rektor Telkom University kepada wisudawan/i berprestasi. Foto: Dolk. Tel-U

Metrotvnews.com, Jakarta: Telkom University (Tel-U) melaksanakan wisuda X tahun akademik 2016/2017 di Telkom University Convention Hall (TUCH) pada Sabtu 25 Maret 2017. Selain mewisuda 981 wisudawan, Tel-U juga sekaligus mengukuhkan guru besar dalam bidang ilmu Matematika.

Para wisudawan terdiri dari 840 sarjana, 83 Ahli Madya dan 58 Magister. Dari hampir seribu wisudawan, 235 lulusan berijazah cumlaude. 

Rektor Telkom University Mochamad Ashari mengatakan bahwa wisuda kali ini berarti menggenapi jumlah lulusan yang tersebar di 30 negara sebanyak 36.763 alumni. Tentu saja hal ini menjadi prestasi tersendiri bagi kampus yang terletak di Jalan Telekomunikasi Nomor 1 Dayeuhkolot, Bandung ini.

"Transformasi hari ini menuntut kita semua menghadapi realitas baru, realitas dengan capaian manusia paling mutakhir, peradaban modern, seni dan teknologi. Dengan menguasai ketiganya, kita akan tercatat sebagai pemrakarsa sejarah itu sendiri" terang Ashari di hadapan para hadirin.

Dengan komitmen yang tinggi dan didukung sumber daya manusia yang unggul, Telkom University menjadi Universitas presentatif bagi generasi Indonesia Emas 2020. "Kami menyediakan pendidikan yang sadar zaman, pembangunan manusia berkelanjutan, berbasis penguasaan teknologi informasi untuk dunia yang lebih baik, lebih ramah dan lebih beradab", lanjutnya.

Sejak berdiri pada tahun 1990, Telkom University telah berkembang sangat pesat. Menampung sedikitnya 27 ribu mahasiswa Nasional dan Internasional, di antaranya dari Jerman, Belanda, Tajikistan, Thailand, Korea, Timor, Uzbekistan, Italia, dan beberapa negara lainnya. Kolaborasi dalam riset dan pengembangan ilmu pengetahuan, telah dilakukan sedikitnya dengan 30 negara di seluruh dunia untuk mendukung program double degree, penelitian, pertukaran mahasiswa maupun dosen.



Dengan alasan itu, Telkom University di pergantian tahun 2016-2017 ini, mendapat anugerah sebagai penerima Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) dengan nilai A (unggul). Secara berturut memperoleh pengakuan dari dunia Internasional terkait layanan berbasis teknologi Informasi, ISO 20000: 1-2011. Rincian pengakuan itu meliputi: 



Tak hanya itu saja, Telkom University juga telah memperoleh sertifikasi ISO/IEC 20000-1:2011 untuk Layanan Informasi Teknologi dari Direktorat Sistem Informasi (SISFO). Ini juga merupakan prestasi yang membanggakan karena menjadi satu-satunya universitas dan yang pertama memperoleh sertifikasi ISO/IEC 20000-1:201 untuk bidang layanan IT di Indonesia.

Rektor Tel-U menambahkan bahwa capaian tersebut tidak hadir begitu saja. Melainkan berkat adanya kerja keras lintas kontribusi dari seluruh stakeholders, termasuk para wisudawan dan wisudawati.

"Lebih jauh lagi, produktifitas prestasi yang ditunjukkan oleh seluruh Fakultas di Lingkungan Telkom University, pada periode ini sangat progresif dan mengagumkan", tambahnya. 

Pada kesempatan yang sama, sebagai Fakultas tertua di lingkungan Telkom University, Fakultas Teknik Elektro berhasil mengantarkan Dr. Adiwijaya salah satu dosennya peroleh jabatan fungsional akademik Guru Besar dalam Bidang Ilmu Matematika. Dan dikukuhkan di hadapan sidang senat terbuka dalam gelaran wisuda periode II/2016-2017.

Dalam acara wisuda tersebut, hadir Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Bahlil Lahadalia yang didapuk sebagai keynote speaker. Bahlil memuji pertumbuhan Telkom University, sejak universitas ini dikenalkan kepada publik empat tahun silam, telah memiliki pencapaian yang sulit diduga, terutama terhadap capaian skala Nasional maupun Internasional.

“Barangkali, dari sudut pandang ini Telkom University layak disebut sebagai lumbung Technopreneur masadepan, saya rasa Telkom University sudah tepat karena memilih sinergi akademik dan industri yang dikemas melalui kurikulum relevan. Indonesia sebagai negara dengan ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara pada tahun 2020, mendorong kreasi, inovasi, dan invensi kegiatan ekonomi baru di kalangan generasi muda, dan momentum inilah yang seharusnya menjadi pemantik lulusan Telkom University untuk mewujudkannya, kita bersama-sama," kata Bahlil.



(ROS)