Tingkatkan Kualitas Lulusan, Kemenag Wacanakan Madrasah Berasrama

Intan Yunelia    •    Rabu, 09 Jan 2019 20:44 WIB
Madrasah di Indonesia
Tingkatkan Kualitas Lulusan, Kemenag Wacanakan Madrasah Berasrama
Siswi MAN 1 Kudus menunjukan alat pendeteksi gempa buatannya, Medcom.id/Rhobi Shani.

Jakarta: Kementerian Agama (Kemenag) akan menerapkan konsep madrasah berasrama demi menghasilkan lulusan madrasah yang berkualitas madrasah.

"Ke depan kami ingin madrasah ini semuanya harus berasrama. Karena dengan berasrama membuktikan hasil yang bagus," kata Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah, Kementerian Agama, Umar saat ditemui Medcom.id, di Kantor Kemenag, Jalan Lapangan Benteng, Jakarta Pusat, Rabu, 9 Januari 2019.

Umar melanjutkan dengan konsep berasrama, peserta didik akan lebih fokus pada proses pembelajaran. Penguatan dari materi sains, akademik dan pembentukan karakter juga akan lebih optimal diterapkan.

Tak dimungkiri, belum semua madrasah bisa merealisasikan asrama. Namun hal inilah yang akan ditapaki sedikit demi sedikit, agar mencapai tujuan pendidikan dan lulusan yang berkualitas.

"Mungkin tak semuanya berasrama tapi kita akan memulai saat ini, kita ingin lebih dari 100 madrasah dulu yang berasrama. Rata-rata berasrama itu hasilnya bagus," ujar Umar.

Baca: Sikapi 4.0, Madrasah Perkuat Pembelajaran Online

Sebelumnya, Kementerian Agama (Kemenag) akan memperkuat pembelajaran daring di madrasah untuk mempersiapakan siswa madrasah memasuki era revolusi industri 4.0.  Sistem pembelajaran di madrasah ke depan dirancang berbasis Teknologi Informasi. 

"Di zaman teknologi sekarang ini dituntut belajar dengan ruangan yang bagus dan mewah sedangkan kita belajar bisa di mana saja. Bisa jarak jauh dan online," kata Umar. 

Kemenag mulai mempersiapkan sarana dan prasarana untuk memperkuat pembelajaran 
online tersebut, agar lulusan madrasah semakin kompetitif dalam persaingan global.  


(CEU)

Kasus KTP-El, Anggota DPR Markus Nari Ditahan KPK

Kasus KTP-El, Anggota DPR Markus Nari Ditahan KPK

2 weeks Ago

Jakarta: KPK menahan anggota DPR dari Fraksi Golkar Markus Nari, Senin, 1 April 2019. Markus me…

BERITA LAINNYA