Pembelajaran Madrasah Dituntut Akrab dengan IT

Intan Yunelia    •    Jumat, 11 Jan 2019 15:59 WIB
Madrasah di Indonesia
Pembelajaran Madrasah Dituntut Akrab dengan IT
Kepala Sekolah MAN Insan Cendikia Serpong, Persahini Sidik, Medcom.d/Intan Yunelia.

Jakarta:  Sejumlah pihak masih ada yang menilai kualitas pendidikan di madrasah tertinggal dengan sekolah umum.  Untuk mengejar ketertinggalan, madrasah dituntut memperbaiki mutu, beradaptasi dengan pembelajaran berbasis teknologi informasi yang sesuai dengan tuntutan 
revolusi industri 4.0.

Kepala Sekolah MAN Insan Cendekia Serpong, Persahini Sidik mengatakan, kualitas madrasah di Indonesia menunjukkan pertumbuhan kualitas yang positif.  Kini, tak semua madrasah tertinggal kualitasnya, terbukti dengan banyak madrasah yang mulai menerapkan pembelajaran berbasis IT.

"Di berbagai program yang bisa mendukung anak untuk dekat dengan sistem IT, kita sudah mulai menggodok ulangan tidak lagi menggunakan paper tapi paperless," kata Persahini saat ditemui Medcom.id di Kementerian Agama, Jalan Lapangan Benteng, Jakarta Pusat, Jumat, 11 Januari 2019.

Madrasah juga harus bisa mengembangkan metode dan kurikulumnya agar maju di bidang sains.  "Bukan kita mencetak anak menjadi scientist. Tapi dasar-dasar sains dan cara berpikir ilmuan. dan basic mereka menggunakan metode belajar yang sistematis. Itu kan adanya di produksi berpikir ilmiah," terang Persahini.

Baca: Madrasah Kini Mulai Kebanjiran Peminat

Menurutnya, madrasah saat ini harus mengubah paradigmanya agar sesuai dengan perubahan zaman. Siswa madrasah tak asing dengan perangkat teknologi yang semakin canggih dan berkembang. 

"Efeknya adalah anak-anak ini memiliki pemikiran yang sudah bernuasa tanpa batas dan global. Karena gadget itu, kemana pun kita berkegiatan bisa. Maka sekolah ini harus bisa mengantisipasi hal-hal tersebut supaya penggunaan alat-alat terkini bisa dioptimalkan," pungkasnya.


(CEU)