Arus Balik Libur Paskah, 98 Ribu Kendaraan Padati Gerbang Tol Cikarang Utama

Dian Ihsan Siregar    •    Minggu, 16 Apr 2017 20:43 WIB
lalu lintas
Arus Balik Libur Paskah, 98 Ribu Kendaraan Padati Gerbang Tol Cikarang Utama
Antrean mobil menuju Jakarta di gerbang tol cikarang utama pada H+3 Lebaran, Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (9/7). PT Jasa Marga membuka 21 gerbang tol dan berencana menggratiskan tarif tol jika antrean kendaraan mencapai 5 km. ANTARA FOTO/Rosa Panggabean.

Metrotvnews.com, Jakarta: PT Jasa Marga (Persero) Tbk, memperkirakan arus balik libur panjang Paskah akan berlangsung pada hari ini melalui Gerbang Tol Cikarang Utama. Dengan total kendaraan yang melintas tol sekitar 98 ribu unit, dari hari normalnya hanya sebanyak 88 ribu kendaraan.

Jasa Marga telah mengantisipasi peningkatan kendaraan tersebut, dalam mengurangi tingkat kemacetan di ruas tol. Dalam antisipasi lonjakan arus balik ini lebih banyak dari arah Jawa Tengah dan daerah sekitar Jawa Barat.

"Volume lalu lintas pada minggu ini relatif normal dengan batas kecepatan 60-80 km per jam. Untuk itu petugas Jasa Marga memprediksi puncak arus balik dalam rangka Hari Raya Wafat Isa Al Masih diperkirakan jatuh pada hari ini.  Kendaraan meningkat 11 persen," kata Assistant Vice President Corporate Communication PT Jasa Marga, Dwimawan Heru Santoso dalam keterangannya, Minggu 16 April 2017.

Baca: Libur Paskah, PT KAI Turunkan 7 Kereta Api Tambahan

Berdasarkan data yang diperoleh, volume lalu lintas kendaraan yang kembali ke Jakarta lewat Gerbang Tol Cikarang Utama pada Sabtu 15 April 2017 hingga hari ini pukul 11.00 WIB sudah mencapai 73 ribu kendaraan, atau naik 4 persen bila dibanding hari biasa yang hanya sebanyak 70 ribu kendaraan.

"Peningkatan jumlah kendaraan akan terus bertambah hingga Senin 16 April 2017, dini hari. Peningkatan ini terjadi dalam rangka arus balik libur Hari Raya Wafat Isa Al Masih," jelas Dwimawan.

Volume lalu lintas pada minggu ini, menurut dia, relatif normal dengan batas kecepatan 60-80 km per jam. Jasa Marga akan lebih memaksimalkan pelayanan dengan cara membuka gardu keluar sebanyak 17 loket dan empat otomatis.

Bila terjadi kepadatan di ruas gerbang tol, maka Jasa Marga akan membuka gardu tambahan sentak empat loket. Selain itu gardu tol otomatis dapat juga berguna sebagai manual atau bayar tunai. 

"Dan juga dalam mengurangi kemacetan pengguna jalan dapat menggunakan jalur alternatif dengan cara masuk ke Gerbang Tol Cikarang Barat II dan kekurangan melalui jalur IV," pungkas Dwimawan.




(DEN)