Deklarasi Bogor Acuan Konferensi Ulama Sedunia

Annisa ayu artanti    •    Rabu, 11 Jul 2018 08:37 WIB
konflik afghanistan
Deklarasi Bogor Acuan Konferensi Ulama Sedunia
Konferensi ulama sedunia di Jeddah, Arab Saudi. Foto: Istimewa.

Jakarta: Deklarasi Bogor menjadi acuan Konferensi Internasional Ulama Sedunia untuk Perdamaian dan Keamanan di Afganistan. Acara berlangsung di Jeddah, Saudi Arabia, Selasa, 10 Juli 2018. 

Konferensi pertama tentang Afganistan yang diadakan oleh Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) dihadiri oleh 130 ulama dari berbagai negara. Indonesia diwakili oleh delegasi ulama yang diketuai Quraish Shihab.

Dalam keterangannya, Rabu, 11 Juli 2018, Duta Besar (Dubes) Indonesia untuk Kerajaan Arab Saudi sekaligus Wakil Tetap RI untuk OKI Agus Maftuh Abegebriel menegaskan deklarasi Bogor diapresiasi peserta konferensi. Deklarasi dihasilkan pada Trilateral Ulema Conference on Afghanistan pada Mei 2018.

Resolusi Bogor melibatkan para ulama dari tiga negara yaitu Afghanistan, Pakistan, dan Indonesia. Pertemuan ulama dari tiga negara ini diprakarsi oleh Presiden Joko Widodo.

Quraish Shihab menyampaikan salam Jokowi kepada para ulama dalam konferensi di Jeddah. Dia menegaskan Indonesia akan selalu berkomitmen membangun jembatan damai dan kasih sayang untuk kemaslahatan rakyat Afghanistan. 

Dia juga menjelaskan harapan Indonesia terhadap forum ini untuk menghasilkan langkah-langkah nyata menuju perdamaian di Afghanistan. Langkah itu diupayakan tidak menyinggung salah satu pihak di Afghanistan.

Baca: PBB Kutuk Ledakan yang Tewaskan 19 Warga Afghanistan

Agus Maftuh menambahkan kehadiran Indonesia dalam konferensi ini menunjukkan keseriusan pemerintah Indonesia dalam menyelesaikan konflik. Indonesia berupaya menebarkan nilai-nilai toleransi dan kemanusiaan.

Dia juga menginformasikan Quraish Shihab diundang khusus untuk bertemu Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud. Pertemuan berlangsung di Istana as-Salam Jeddah, pukul 09.30 waktu Saudi.



(OGI)