Kini Paspor dan Koper Jemaah Haji Diberi Tanda Warna

   •    Jumat, 08 Jun 2018 19:13 WIB
Haji 2018
Kini Paspor dan Koper Jemaah Haji Diberi Tanda Warna
Paspor jemaah haji 2018 akan diberi tanda warna untuk memudahkan identifikasi. Foto: Dok/Istimewa

Jakarta: Kementerian Agama terus melakukan terobosan dalam memberikan pelayanan penyelenggaraan Ibadah Haji 2018. Salah satunya memberi penanda warna pada setiap koper dan paspor jemaah. Tujuannya untuk memudahkan identifikasi jemaah.

Inovasi layanan ini disampaikan Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Nizar Ali dalam rapat koordinasi persiapan operasional haji di Kantor Urusan Haji (KUH) Jeddah.

Rakor yang dipimpin Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin ini dihadiri Staf Khusus Menag Hadi Rahman, Sesditjen PHU Muhajirin Yanis, Direktur Layanan Haji Luar Negeri Sri Ilham Lubis, Direktur Pembinaan Umrah dan Haji Khusus M Arfi Hatim, Konjen RI di Jeddah M Heri Sarifudin, serta jajaran KUH-KJRI Jeddah.

"Paspor dan koper jemaah tahun ini akan diberi tanda warna. Setiap rombongan jemaah dalam satu kloter akan menggunakan tanda warna yang berbeda," ujar Nizar Ali di Jeddah, dalam keterangan tertulisnya, Jumat, 7 Juni 2018.


Contoh paspor jemaah haji 2018 dengan tanda warna. Foto: Dok/Istimewa

Satu kloter jemaah terbagi menjadi 9 atau 10 rombongan. Masing-masing rombongan dipimpin ketua rombongan (karom). Setiap rombongan beranggotakan sekitar 40 orang yang terbagi dalam empat regu dan dipimpin ketua regu (Karu).

Nizar mengatakan pemberian tanda warna ini agar memudahkan identifikasi, baik bagi jemaah, ketua regu dan ketua rombongan, maupun petugas kloter dan petugas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi. Tanda warna itu akan ditempel pada paspor dan tas koper setiap calon haji.

"Tanda warna di koper akan memudahkan dan mempercepat distribusi koper sesuai kelompok rombongan hingga lokasi sektor pemondokan dan nomor hotel. Koper ini nanti sudah dilabeli sejak di kabupaten masing-masing," jelas Nizar.


Contoh koper jemaah haji 2018 dengan tanda warna. Foto: Dok/Istimewa

Menteri Lukman mengapresiasi inovasi layanan haji kali ini. Dia minta agar teknisnya dilakukan secara cermat dan segera disosialisasikan ke kanwil dan Kemenag sebagai pelaksana di lapangan.

"Awasi betul supaya tidak sampai terjadi kesalahan. Satu saja ada kesalahan pasang label warna, akan menyulitkan saat pendistribusian koper," kata Lukman.

"Berbagai inovasi seperti ini perlu dilakukan untuk terus memberikan kemudahan dan meningkatkan kualitas pelayanan bagi jemaah," imbuh politikus PPP itu.

Jemaah haji reguler dari Indonesia tahun ini berjumlah 204 ribu orang. Selama di Makkah, mereka akan ditempatkan dalam 11 sektor yang tersebar di tujuh wilayah, yaitu: Syisyah, Raudhah, Mahbas Jin, Aziziah, Rei Bakhsy, Misfalah, dan Jarwal.


Warna masing-masing sektor untuk jemaah haji 2018. Foto: Dok/Istimewa

Berikut ini tanda warna yang akan digunakan dalam paspor dan tas koper jemaah:
1. Sektor satu wilayah Syisyah warna hijau
2. Sektor dua wilayah Syisyah warna abu abu
3. Sektor tiga wilayah Raudhah dan Syisyah warna ungu
4. Sektor empat wilayah Raudhah warna pink
5. Sektor lim wilayah Mahbas Jin dan Aziziah warna putih
6. Sektor enam wilayah Mahbas Jin warna kuning
7. Sektor tujuh wilayah Aziziah warna merah
8. Sektor delapan wilayah Rei Bakhsy warna biru muda
9. Sektor sembilan wilayah Misfalah warna biru tua
10. Sektor sepuluh wilayah Misfalah warna coklat
11. Sektor sebelas wilayah Jarwal warna hitam


(MBM)