Gali Info Pendidikan Pasca Sarjana di World Post Graduate 2018

Pelangi Karismakristi    •    Selasa, 08 May 2018 18:54 WIB
pameran pendidikan
Gali Info Pendidikan Pasca Sarjana di World Post Graduate 2018
Ilustrasi. Foto: Shutterstock

Jakarta: Generasi milenial kini tengah memasuki masa keemasan. Mereka mulai mempersiapkan diri meraih pendidikan tinggi dan berkarier. Melihat hal ini, baik pemerintah, universitas maupun berbagai perusahaan siap memberikan dukungan penuh dengan berbagai cara dan fasilitas. 

Salah satu dukungan bagi para milenial untuk terus meningkatkan kualitas diri adalah melalui ajang World Post Graduate (WPG) 2018. Ini adalah pameran pendidikan khusus untuk jenjang S2 dan S3. Event ini akan menjembatani mahasiswa dengan berbagai universitas baik lokal maupun mancanegara dalam mencari informasi yang dibutuhkan terkait pendidikan.

Operational Director MSW Global Anastasya Sri mengatakan event yang digelar kedua kalinya ini, ingin kembali mendulang sukses seperti tahun sebelumnya. Itu lah yang menjadi motivasi MSW untuk kembali mempersembahkan acara yang akan digelar di Jakarta Convention Center (JCC) pada 12 - 13 Mei ini.

"Kita mau terus membantu para mahasiswa supaya tidak bingung masalah pendidikan mereka. Dari universitas mana yang biayanya sesuai dengan kantong mereka, program beasiswa dari pemerintah atau bahkan program pendanaan pendidikan," tutur Anastasya, dalam keterangan tertulisnya.

Dikarenakan generasi milenial ini akan menghadapi persaingan ketat dalam karir yang akan mereka pilih nanti, pendidikan tinggi harus didampingi dengan pengalaman dan juga pembelajaran langsung dari profesional. Hal ini menjadikan World Post Graduate 2018 pameran pendidikan yang menunjukkan keseriusannya dalam memberikan sumbangsih bagi pendidikan dan karir generasi milenial itu.

Director MSW Global Michael Tan menjelaskan pameran pendidikan ini akan menghadirkan tes simulasi IELTS untuk mengukur sejauh mana kemampuan calon mahasiswa dan mahasiswi dalam berbahasa asing. 

"Kita selalu mengharapkan yang terbaik untuk para mahasiswa dan tes simulasi ini sangat baik untuk mereka, supaya mereka bisa melakukan persiapan sebelum mengambil tes yang sebenarnya. Pokoknya kita sediakan selengkap mungkin yang mereka butuhkan," ucap Michael.

WPG 2018 pun menuai dukungan dari organisasi profesi dosen terbesar di Indonesia yang berdiri sejak tahun 1998, Asosiasi Dosen Indonesia (ADI). Sebab WPG 2018 ini dinilai sebagai salah satu event besar yang memiliki potensi strategis dalam mengembangkan wawasan masyarakat Indonesia khususnya kaum millenial untuk terus mengembangkan karir dan potensi akademik kejenjang S2 dan S3. 

Ketua DPP ADI Bidang Pengembangan Inovasi Industri dan Pembelajaran Djoko Wintoro mengatakan pada acara WPG kali ini, ADI akan melakukan rangkaian kegiatan. Salah satunya adalah International Education High Meeting dengan memberikan kesempatan kepada pimpinan perguruan tinggi Indonesia untuk berdiskusi langsung dengan perwakilan pimpinan perguruan tinggi asing dan kedutaan besar, lembaga pendidikan resmi dari berbagai negara untuk membahas sejumlah rogram kerjasama antar universitas (joint-lecture, joint-research, joint-publication, joint-lab dan lainnya).

Di samping itu, Ketua DPP ADI Bidang IR Wendi Usino menyebutkan pada event ini juga akan menghadirkan program #ADIDosenZamanNow. Program ini merujuk pada era sekarang, di mana dosen memiliki tuntutan lebih. Baik dalam kompetensi maupun kemampuan untuk melakukan kolaborasi riset dengan profesor kelas dunia. Sementara mahasiswa yang dihadapi merupakan generasi millennial atau digital native, oleh karena itu dosen harus mengembangkan karir. Menariknya lagi, pameran ini juga turut serta memberikan informasi lainnya dalam bentuk seminar, tentunya berbagai profesional maupun praktisi ahli dihadirkan untuk para calon mahasiswa/i pascasarjana. 



(ROS)