APP Sinar Mas Rancang Sistem Penanggulangan Kebakaran Hutan

Husen Miftahudin    •    Selasa, 31 Jan 2017 10:46 WIB
kebakaran lahan
APP Sinar Mas Rancang Sistem Penanggulangan Kebakaran Hutan
Regu pemadam kebakaran Sinar Mas Forestry ketika simulasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Siak, Riau, Kamis (26/1/2017). Antara Foto/Rony Muharrman

Metrotvnews.com, Jakarta: Peristiwa kebakaran hutan dan lahan di Riau pada 2015 menjadi pelajaran penting. Perusahaan kertas Asia Pulp and Paper Sinar Mas menyiapkan tiga helikopter Super Puma untuk mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan.

Direktur Sinarmas Forestry Riau, Edie Haris mengungkapkan, tiga helikopter tersebut disediakan untuk memitigasi risiko kebakaran hutan. Dengan helikopter Super Puma, pemadaman kebakaran bisa cepat.

"Kami menyewa tiga Super Puma, kalau dalam keadaan darurat agar segera bisa dioperasikan, sehingga kebakaran hutan yang masih kecil bisa dimatikan dengan cepat," kata Edie dalam keterangan tertulis, Senin (30/1/2 7).

General Manager Fire Management Sinar Mas Forestry, Sujica W Lusaka menambahkan, total helikopter yang disiapkan pada tahun ini sebanyak enam unit. Selain Super Puma, helikopter lainnya, yaitu dua unit jenis B3 dan satu unit Bell 412.

Seluruh helikopter tersebut akan beroperasi di wilayah konsesi Sinar Mas Forestry dan mitra APP, seperti di Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Timur. Pengoperasian helikopter tergantung kondisi masing-masing area, sesuai panduan sistem peringkat bahaya api (fire danger rating system/FDRS).

Selain menyewa helikopter, APP Sinar Mas bersama mitra pemasoknya juga merancang sebuah sistem manajemen penanggulangan kebakaran terintegrasi. Sistem ini terbagi dalam empat pilar utama, yaitu persiapan, deteksi dini, respons cepat, dan pencegahan.

Dalam tahap persiapan, APP membagi menjadi empat langkah, yakni sistem komando bencana, membangun ruangan khusus yang disebut situation room center, pemetaan jalur patroli, dan menyiapkan regu pemadam kebakaran (RPK).

Para personel RPK terdiri dari 2.700 anggota terlatih dan bersertifikat di 266 pos pantau. RPK juga dilengkapi dengan 160 unit mobil pemadam kebakaran, 500 unit kendaraan patroli, dan 1.150 pompa air.

Selain itu, APP juga melakukan pencegahan dengan melibatkan masyarakat setempat, khususnya mereka yang tinggal di radius lima kilometer dari konsesi Sinar Mas Forestry di Riau.

"Mereka melakukan sosialisasi ke masyarakat dan bermitra dengan pemerintah daerah soal pencegahan kebakaran hutan," tutup Sujica.


(TRK)

KPK Masih Telusuri Dugaan Keterlibatan 7 Penyidik di Kasus KTP-el

KPK Masih Telusuri Dugaan Keterlibatan 7 Penyidik di Kasus KTP-el

4 hours Ago

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan pemeriksaan internal terhadap tujuh orang penyidi…

BERITA LAINNYA