Facebook Diminta Perbaiki Sistem Hindari Kasus Bunuh Diri

Anindya Legia Putri    •    Selasa, 21 Mar 2017 11:31 WIB
media sosialbunuh diri
<i>Facebook</i> Diminta Perbaiki Sistem Hindari Kasus Bunuh Diri
Ilustrasi/Metrotvnews.com

Metrotvnews.com, Jakarta: Kejadian bunuh diri yang ditayangkan langsung di Facebook disesali Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). Wakil Ketua KPAI, Susanto, meminta pihak Facebook memperbaiki sistem agar kejadian itu tak tersebar luas.

“Ini kejadian tidak baik. Jangan sampai ditiru anak-anak. Kami meminta Facebook dan media sosial lain membangun proteksi sistem agar kejadian seperti ini tak ter-record, sehingga tak diketahui publik, termasuk anak,” kata Susanto kepada Metrotvnews.com, Selasa (21/3/2017).

Dia mengatakan video tersebut dapat menjadi ancaman yang mungkin bisa dicontoh anak-anak. Karena, meskipun telah dihapus pada akun yang bersangkutan, penyebaran video berlangsung masif.

“Tampaknya publik telah men-share ke banyak group. Ini kurang pas dan tak mendidik. Kami meminta masyarakat tak mudah membagikan informasi dan kejadian yang tak bermartabat karena dapat mereduksi semangat besar pembangunan karakter yang sedang menjadi concern bersama,” kata dia.

Belum lama ini, jagad maya dihebohkan dengan beredarnya video bunuh diri seseorang yang diketahui merupakan warga Jagakarsa. Video tersebut beredar luas di Facebook hingga Instagram.

Kepala Polisi Sektor Jagakarsa Komisaris Polisi Prayitno menyampaikan korban bunuh diri adalah Pahinggar Indrawan, 36. Ia merekam aksi bunuh dirinya di kediamannya di Jalan Kemenyan No 5 RT 08 RW 05, Kelurahan Ciganjur, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan. Alasannya karena cemburu terhadap sang istri.




(UWA)

Sandi Ajak Warga Minang di DKI Gabung OK OCE

Sandi Ajak Warga Minang di DKI Gabung OK OCE

10 hours Ago

pihaknya bakal mengajak asosiasi para pedagang pasar untuk bergerak bersama menciptakan ekonomi…

BERITA LAINNYA