Pansus Pelindo II Bandingkan Pembangunan New Priok dengan Teluk Lamong

Anggi Tondi Martaon    •    Senin, 19 Jun 2017 14:54 WIB
berita dpr
Pansus Pelindo II Bandingkan Pembangunan New Priok dengan Teluk Lamong
Pansus Pelindo II DPR RI meninjau Pelabuhan Terminal Teluk Lamong. Foto: Dok. DPR

Metrotvnews.com, Jakarta: Ketua Pansus Pelindo II Rieke Diah Pitaloka membandingkan pembangunan Pelabuhan New Priok dengan Teluk Lamong. Kedua pelabuhan tersebut sama-sama dibangun menggunakan dana global bond (surat utang bervaluta asing).

Rieke menyampaikan, alasan pihaknya membandingkan pembangunan dua pelabuhan tersebut karena perbedaan biaya yang cukup besar. Padahal, Pelabuhan New Priok dengan Teluk Lamongan memiliki kapasitas sama.

"Teluk Lamong dibangun dengan pola pendanaan dari global bond tahap pertama yang menghabiskan biaya sebesar Rp5 triliun. Sementara, tahap pertama di New Priok butuh Rp11 triliun dengan kapasitas yang hampir sama, 1,5 juta teus," kata Rieke, dalam keterangan tertulis, Senin, 19 Juni 2017.

Politikus PDI Perjuangan itu mengungkapkan bahwa temuan yang didapat oleh Pansus akan disampaikan kepada BPK dan KPK. Dalam waktu dekat, pihaknya akan menggelar rapat internal bahwa hasil audit BPK akan diserahkan kepada KPK dan segera dilakukan persidangan.

Selain berdialog langsung dengan Dirut serta jajaran pejabat pelabuhan Teluk Lamong tim Pansus juga berkesempatan melakukan tinjauan lapangan ke pelabuhan. "Kami mengapresiasi pembangunan dan pengelolaan pelabuhan Teluk Lamong. Alat-alatnya lebih canggih daripada New Priok milik Pelindo II," ujarnya.

Di tempat yang sama, direktur Utama PT Pelindo III, I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra mengatakan, pihaknya menerima beberapa evaluasi yang disampaikan oleh Pansus DPR RI. Masukan tersebut akan ditindaklanjuti demi kemajuan Pelindo II menjadi lebih baik. 


(ROS)